kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Wall Street Rebound Setelah Aksi Jual Saham Akibat Pernyataan Trump di Davos


Rabu, 21 Januari 2026 / 22:51 WIB
Wall Street Rebound Setelah Aksi Jual Saham Akibat Pernyataan Trump di Davos
ILUSTRASI. Seorang pedagang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange (NYSE) (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, mencatat kenaikan tipis pada Rabu (21/1/2026) setelah aksi jual tajam dalam tiga bulan terakhir, seiring investor mencerna pernyataan Presiden Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia (Davos), Swiss.

Dalam pidatonya, Trump menekankan hanya AS yang mampu menjamin keamanan Greenland. Meski demikian, Trump menegaskan ia tidak akan menggunakan kekerasan untuk mengambil alih wilayah otonom Denmark tersebut, dan mendorong negosiasi segera terkait kemungkinan akuisisi Greenland.

“Kalau kita lihat, pernyataan bahwa tidak akan ada penggunaan kekerasan menjadi semacam ‘batas bawah’ dari aksi jual kemarin. Itu sedikit menenangkan pasar,” ujar Art Hogan, Kepala Strategi Pasar di B Riley Wealth. 

Baca Juga: Wall Street Bergerak Tipis, Investor Tunggu Laporan Ritel dan Pidato Powell

Namun, ia menambahkan, pasar tetap waspada terhadap potensi eskalasi perang dagang.

Selasa (20/1), ketiga indeks utama AS jatuh hampir 2% setelah Trump memperingatkan tarif baru bisa dikenakan terhadap sekutu Eropa jika AS tidak diperbolehkan membeli Greenland. Indeks Volatilitas CBOE turun 1,22 poin ke level 18,87, menandakan ketenangan pasar sedikit membaik.

Pada pukul 09.38 Waktu New York, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 203,56 poin atau 0,42% menjadi 48.692,15, S&P 500 meningkat 27,28 poin atau 0,40% menjadi 6.824,14, dan Nasdaq Composite bertambah 45 poin atau 0,20% menjadi 22.999,6. 

Saham perusahaan besar seperti Nvidia dan Tesla, yang terpukul paling parah pada penurunan sebelumnya, masing-masing naik 0,4%.

Selain pidato Trump, investor juga menantikan komentar dari pemimpin bisnis dan global lainnya di Davos. Di Washington, perhatian tertuju pada sidang Mahkamah Agung AS terkait upaya Trump mengganti Gubernur Federal Reserve Lisa Cook.

Baca Juga: Wall Street Bergerak Tipis Kamis (4/12), Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Minggu ini juga menjadi pekan padat bagi data ekonomi AS, termasuk Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III, indeks PMI Januari, serta laporan Personal Consumption Expenditures yang menjadi acuan inflasi bagi Federal Reserve. 

Kalender laporan laba perusahaan juga padat, dengan Procter & Gamble dan Intel menjadi sorotan untuk melihat tren permintaan konsumen dan momentum ekonomi.

Di sektor saham, Netflix turun 4,2% setelah menunda program pembelian kembali saham untuk membiayai akuisisi bisnis studio dan streaming Warner Bros Discovery. 

Sebaliknya, United Airlines naik 3% setelah memproyeksikan kinerja kuartal dan tahun penuh yang positif, sementara American Airlines dan Delta Air Lines naik lebih dari 1,5%. 

Baca Juga: Wall Street Menguat Tipis, Investor Cermati Pernyataan Powell dan Data Ekonomi

Halliburton bertambah 2,7% setelah melampaui estimasi laba kuartal IV, sedangkan Johnson & Johnson turun 1,6% meski memproyeksikan penjualan dan laba 2026 di atas ekspektasi Wall Street.

Dari 33 perusahaan S&P 500 yang melaporkan laba kuartalannya hingga Jumat lalu, 84,8% melampaui perkiraan analis, dibandingkan rata-rata jangka panjang 67,3%, menurut data LSEG I/B/E/S.

Sektor energi nuklir AS juga menguat setelah Trump menyatakan dukungannya terhadap pengadaan energi nuklir. Saham NuScale Power naik 4,8%, Nano Nuclear Energy naik 4%, dan Oklo, yang didukung Sam Altman, bertambah 2,7%. 

Sementara itu, Kraft Heinz turun hampir 1% setelah pengajuan regulasi menunjukkan Berkshire Hathaway kemungkinan melepas kepemilikan 27,5% di perusahaan konsumen tersebut. 

Selanjutnya: Hasil Indonesia Masters 2026: 16 Wakil Indonesia ke 16 Besar, Segel 3 Tiket 8 Besar

Menarik Dibaca: Hasil Indonesia Masters 2026: 16 Wakil Indonesia ke 16 Besar, Segel 3 Tiket 8 Besar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×