kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Wall Street menghijau didukung harapan baru kesepakatan AS-China


Jumat, 11 Oktober 2019 / 06:07 WIB
ILUSTRASI. Traders work on the floor at the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., October 3, 2019. REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street berakhir naik pada perdagangan Kamis (10/10). Didorong harapan bahwa perundingan perdagangan AS-China tingkat atas akan menghasilkan setidaknya sebagian kesepakatan, sementara lonjakan saham Apple juga turut mengangkat pasar.

Mengutip Reuters,  Dow Jones Industrial Average naik 150,66 poin atau 0,57% menjadi 26.496,67, S&P 500 naik 18,73 poin atau 0,64% menjadi 2.938,13, dan Nasdaq Composite menambahkan 47,04 poin atau 0,6% menjadi 7.950,78.

Baca Juga: Trump: Hari besar negosiasi dengan China, saya akan bertemu Wakil PM China

Asal tahu, perwakilan AS dan China bertemu pada hari Kamis untuk pertama kalinya sejak akhir Juli, mencoba mencari jalan keluar dari perang dagang yang berlangsung sudah 15 bulan.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan China berjalan "sangat baik hari ini." Melalui cuitan sebelumnya, Trump mengungkapkan akan bertemu dengan negosiator top China, Wakil Perdana Menteri Liu He di Gedung Putih pada hari Jumat (11/10).

Baca Juga: Wall Street menguat terdongkrak harapan kesepakatan dagang AS-China

Kantor berita China Xinhua melaporkan para pejabat Cina telah mengindikasikan lebih banyak keinginan untuk bernegosiasi. Sementara, seorang pejabat senior Kamar Dagang AS mengatakan para perunding AS dan China sedang berupaya menuju “early harvest” membangun kepercayaan, termasuk satu yang harus dihindari manipulasi mata uang.

"Masih ada beberapa harapan bahwa sesuatu terjadi di sini," kata Bucky Hellwig, senior vice president BB&T Wealth Management di Birmingham, Alabama dikutip dari Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×