kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Tembaga berbalik arah setelah sempat rebound


Rabu, 19 Februari 2020 / 15:01 WIB
Tembaga berbalik arah setelah sempat rebound
ILUSTRASI. Lembaran tembaga.


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Herlina Kartika Dewi

Namun begitu pasar masih optimistis tembaga akan kembali rebound dalam waktu dekat. 

Melansir Reuters, Menteri Pertambangan Chile Baldo Prokurica mengatakan harga tembaga akan kembali rebound berkat penurunan permintaan terhadap tembaga.

“Walaupun perekonomian global melewati masa yang sulit, kami optimistis perekonomian akan kembali membaik,” terang Prokurica seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Gara-gara virus corona, harga komoditas logam industri tak kunjung bangkit

Ditambah, komentar World Health Organization (WHO) yang sedikit menenangkan pasar menjadi stimulus bagi harga komoditas termasuk tembaga. WHO mengatakan penyebaran virus korona mulai mereda. Pasalnya jumlah masyarakat yang terinfeksi berkurang setiap harinya.

Wahyu menambahkan secara teknikal jika harga tembaga gagal rebound dan berhasil menembus level support US$ 5519 per ton maka ada potensi pelemahan dapat terus berlanjut.

“Jika tembus maka ancaman pelemahan bisa berlanjut. Jika level US$ 5.519 tertembus maka bisa lebih rendah lagi seperti Mei 2017 di level US$ 5.464 per ton,” katanya.

Wahyu memasang rekomendasi buy on weakness jika harga tembaga terus menurun mendekati atau melampaui di bawah US$ 5.000 per ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×