kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Tak semua saham free float mengerek pasar


Selasa, 26 Juli 2016 / 07:52 WIB
Tak semua saham free float mengerek pasar


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yudho Winarto

Reza Priyambada, Kepala Riset NH Korindo Securities, menilai, jumlah minimum free float 7,5% masih kecil. Pasalnya, tak semua terserap investor, bisa saja banyak saham dikuasai investor institusi yang memiliki kecenderungan long term investment, sehingga tak berpengaruh banyak terhadap likuiditas.

Menurut dia, jumlah ideal free float saham adalah 20%. Harapannya setengah dari jumlah itu terserap investor ritel yang lebih aktif bertransaksi. Ini akan membuat transaksi saham lebih likuid. Dengan sentimen tax amnesty, emiten bisa memanfaatkannya untuk menambah free float.

Reza bilang, ada perbedaan antara emiten yang menambah free float. Jika free float dilakukan emiten berfundamental baik dan dikenal masyarakat, maka daya serapnya lebih baik. Tapi jika dilakukan emiten yang sahamnya tidur, tentu tidak membuat transaksi meningkat.

Muhammad Al Amin, analis Millenium Danatama Sekuritas, menilai, ketimbang emiten yang masuk indeks LQ45 seperti Astra International (ASII) dengan free float 49,89%, Bank Mandiri (BMRI) 39,98% dan Indofood Sukses Makmur (INDF) 49,9%, maka jumlah yang dilepas HMSP tidak terlalu besar.            

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×