kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.162   18,00   0,10%
  • IDX 7.696   19,65   0,26%
  • KOMPAS100 1.065   2,27   0,21%
  • LQ45 765   0,97   0,13%
  • ISSI 279   1,74   0,63%
  • IDX30 408   1,41   0,35%
  • IDXHIDIV20 493   1,67   0,34%
  • IDX80 119   0,18   0,15%
  • IDXV30 138   1,28   0,94%
  • IDXQ30 130   0,35   0,27%

Tahun ini, laba MYOR diprediksi turun 25%


Senin, 26 Januari 2015 / 17:22 WIB
ILUSTRASI. Harga Mobil Hyundai Creta Terkini, Ada Program Create Your Own yang Menarik


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) tak terlalu yakin memandang pertumbuhan raihan keuntungannya. Tahun ini, MYOR memproyeksikan labanya akan turun sekitar 25% dibanding target 2014.

"Untuk laba, kita masih optimis mampu meraih Rp 600 miliar," ungkap Yuni Gunawan, Sekretaris Perusahaan MYOR, kepada KONTAN, Senin, (26/1).

Pada 2014, MYOR menargetkan raihan laba Rp 800 miliar. Dus, angka tersebut pun turun 23,15% dari laba 2013 yakni Rp 1,041 triliun. Penurunan laba ini disebabkan oleh naiknya harga bahan baku dan kerugian kurs. Untuk menyiasatinya, MYOR pun menaikkan harga jual 5% sampai 15% secara bertahap di tahun lalu.

Meskipun labanya diproyeksikan tergerus, MYOR tetap yakin pendapatannya mampu meninggi. Tahun ini, MYOR menargetkan raupan pendapatan sebesar Rp 15,5 triliun. Angka tersebut tumbuh 10,71% dari target Rp 14 triliun di 2014.

Pada kuartal ketiga 2014, pendapatan MYOR naik 22,96% dari Rp 8,58 triliun menjadi Rp 10,55 triliun. Pendapatan ekspornya memegang porsi mayoritas 60%. Sedangkan, laba yang dikantungi merosot 67,21% dari Rp 761,3 miliar menjadi Rp 249,59 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×