kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Sentimen China dan AS memberatkan bursa Asia


Jumat, 10 Januari 2014 / 09:16 WIB
ILUSTRASI. Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Nanas? Ini Penjelasannya


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia kembali masih tak bertenaga pada transaksi akhir pekan ini (10/1). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 10.38 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3%. Dengan demikian, sepanjang pekan ini, penurunan bursa Asia sudah mencapai 1,2%.

Penurunan bursa Asia terjadi sebelum dirilisnya data perdagangan China dan data tenaga kerja AS yang dijadwalkan pada hari ini. Berdasarkan hasil survei Bloomberg, pertumbuhan ekspor dan impor China pada bulan lalu diperkirakan melambat. Kondisi ini memicu kecemasan pelaku pasar mengenai perekonomian China.

Hasil survei yang berbeda menunjukkan, data tenaga kerja AS akan mencatatkan penambahan. Prediksi ini berdasarkan data klaim tunjangan pengangguran AS pada pekan lalu yang penurunannya  melampaui estimasi pelaku pasar.

"Banyak sekali sentimen positif yang mendukung dilakukannya tapering the Fed," jelas Stan Shamu, market strategist IG Ltd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×