CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Sektor perbankan masih menarik dilirik


Senin, 02 Desember 2019 / 05:53 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia.


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Yudho Winarto

Terkait dengan dampak penurunan suku bunga yang dilakukan Bank Indonesia (BI), Venny berharap hal tersebut dapat meningkatkan penyaluran kredit konsumer. Meskipun begitu, pihaknya meyakini bahwa beberapa perbankan masih mengkaji tingginya cost of fund.

Baca Juga: Indeks sektor industri dasar dan kimia tumbuh naik paling kencang, ini kata analis

Kondisi tersebut, seiring ketatnya likuiditas perbankan dan sebelum akhirnya bank-bank memutuskan untuk menurunkan suku bunga kreditnya.

Untuk saat ini, Venny cenderung merekomendasikan Buy untuk saham BBRI dengan target harga Rp 4.400 per saham. Masih tingginya Net Interest Margin (NIM) dan adanya transformasi digital yang dilakukan, menjadi daya tarik bagi saham tersebut untuk tetap dilirik.

Selain itu, ada juga saham BBNI yang direkomendasikan beli dengan target harga Rp 9.800 per saham. Saham BBNI dianggap cukup menarik karena didukung oleh valuasi yang juga menarik.

Ini terlihat dari PBV yang berada di level 1,17 kali dibandingkan dengan perbankan BUKU IV yang ada di level 2,04 kali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×