Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) memberikan penjelasan resmi terkait pengunduran diri salah satu direkturnya, Grandy Prajayakti. Penjelasan ini disampaikan dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia, Rabu (29/7/2026).
Sekretaris Perusahaan RANS Chintami Maranata Sihombing menyebutkan, pengunduran diri Grandy tersebut murni atas alasan pribadi.
“Pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti didasarkan pada alasan pribadi dan tidak terdapat perselisihan dalam bentuk apa pun dengan Perseroan maupun pemegang saham,” jelas dia dalam keterbukaan informasi.
Baca Juga: Kinerja Unilever Indonesia (UNVR) Mulai Pulih, Cermati Rekomendasi Analis
Chintami juga menegaskan bahwa tidak ada indikasi atau pembahasan terkait rencana pengunduran diri tersebut selama proses penawaran umum perdana saham (IPO). Keputusan tersebut baru disampaikan melalui surat resmi yang diterima Perseroan pada 22 Juli 2026.
Dari sisi operasional, RANS memastikan tidak ada dampak material. Tugas dan tanggung jawab yang sebelumnya diemban Grandy akan dialihkan kepada Direktur Utama dan direktur lainnya yang saat ini masih menjabat.
“Dengan susunan direksi yang ada, perseroan memastikan keberlangsungan strategi bisnis maupun pencapaian target tetap berjalan dengan baik,” ujar Chintami.
Chintami juga menyampaikan, RANS belum memiliki rencana dalam waktu dekat untuk mengangkat direktur pengganti, mengingat jumlah direksi saat ini masih memenuhi ketentuan minimal.
Selain itu, Grandy juga tidak lagi menjabat sebagai direksi di entitas anak maupun afiliasi RANS, termasuk di PT Rans Kosmetik Indonesia (Slavina) serta sejumlah unit usaha lainnya. Meski demikian, kondisi ini disebut tidak berdampak terhadap rencana strategis, termasuk aksi korporasi seperti akuisisi Slavina.
Baca Juga: Pendapatan dan Laba Bersih United Tractors (UNTR) Turun pada Semester I-2026
Chintami menegaskan, seluruh kegiatan operasional, tata kelola perusahaan, serta penggunaan dana hasil IPO tetap berjalan normal tanpa memerlukan langkah mitigasi khusus.
Hingga saat ini, RANS juga belum memiliki rencana perubahan susunan direksi atau dewan komisaris lainnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.
“Tidak terdapat informasi material lainnya yang perlu diketahui investor selain yang telah disampaikan,” imbuh Chintami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














