kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.093   -37,00   -0,20%
  • IDX 5.914   1,95   0,03%
  • KOMPAS100 769   0,17   0,02%
  • LQ45 587   -0,34   -0,06%
  • ISSI 203   0,24   0,12%
  • IDX30 332   -0,36   -0,11%
  • IDXHIDIV20 411   0,09   0,02%
  • IDX80 88   0,09   0,10%
  • IDXV30 112   0,81   0,73%
  • IDXQ30 107   -0,41   -0,38%

Rans Entertainmen (RANS) Respons Isu Pencucian Uang


Jumat, 10 Juli 2026 / 13:28 WIB
Rans Entertainmen (RANS) Respons Isu Pencucian Uang
ILUSTRASI. Rumor pencucian uang mengancam investasi RANS. Komisaris Darwin Cyril Noerhadi buka suara, ungkap fakta di balik tuduhan sebelum IPO. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) merespons isu yang beredar di media sosial terkait dugaan perusahaan menjadi sarana pencucian uang menjelang pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO) dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Komisaris Utama RANS, Darwin Cyril Noerhadi, menegaskan kabar soal pencucian uang tidak berdasar. Pasalnya, setiap perusahaan yang akan melantai di bursa wajib melalui serangkaian proses pemeriksaan dan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta BEI.

Darwin menjelaskan, terdapat tiga aspek utama yang menjadi fokus dalam proses penilaian sebelum sebuah perusahaan dapat melaksanakan IPO.

Pertama, aspek keterbukaan terkait hukum. Dalam tahapan ini, seluruh transaksi perusahaan harus memiliki dasar hukum yang jelas dan didukung dokumen resmi, termasuk akta notaris maupun dokumen legal lainnya.

Baca Juga: Kinerja Keuangan RANS Turun pada 2025, Nagita Slavina Beberkan Penyebabnya

Kedua, keterbukaan dari sisi akuntansi. Perusahaan wajib menyajikan pembukuan dan laporan keuangan secara transparan. Ketiga, keterbukaan informasi kepada publik.

“Jadi kalau mungkin tadi masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumor yang ada daripada faktanya yang ada. Itu jawaban dari saya," kata Darwin di gedung BEI, Jumat (10/7/2026).

Sebagai tambahan informasi, RANS resmi menjadi perusahaan ketujuh yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 2026, Jumat (10/7/2026).

Dalam perdagangan perdana, saham RANS berhasil melesat menyentuh batas auto rejection atas (ARA). RANS menguat 34,12% atau naik 58 poin ke level Rp 228 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×