Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi memulai masa penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada 2 Juli 2026 hingga 8 Juli 2026. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan membidik penghimpunan dana segar hingga Rp 429 miliar guna memperkuat ekspansi di berbagai lini bisnis.
Perusahaan yang dikenal sebagai bagian dari grup usaha milik Raffi Ahmad tersebut menawarkan sebanyak-banyaknya 2,52 miliar saham baru, atau setara dengan 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO.
Harga penawaran saham ditetapkan sebesar Rp 170 per saham. Dengan harga tersebut, perseroan berpotensi meraih dana hasil penawaran umum mencapai sekitar Rp 429 miliar, sebelum dikurangi biaya emisi.
Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan, dana hasil IPO akan dialokasikan untuk sejumlah kebutuhan strategis, mulai dari penguatan struktur keuangan hingga ekspansi bisnis di sektor hiburan, teknologi, dan gaya hidup.
Baca Juga: Harga LNG Non-HGBT Turun, Begini Efeknya terhadap PGN (PGAS)
Sebagian dana, sekitar 6,98%, akan digunakan untuk melakukan pembayaran lebih awal atas seluruh pokok utang perseroan kepada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kondisi keuangan perusahaan sekaligus menurunkan beban kewajiban.
Sementara itu, sekitar 18,64% dana IPO akan dialokasikan sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) untuk mendukung rencana pembangunan wahana bermain dan belajar edukatif bernama Cipungland. Proyek tersebut menjadi salah satu strategi perseroan dalam memperluas bisnis hiburan keluarga dan edukasi.
Perseroan juga mengalokasikan porsi terbesar dana IPO, yakni sekitar 37,61%, untuk kebutuhan belanja operasional (operational expenditure/opex). Dana tersebut akan digunakan dalam rangka penyelenggaraan konser di berbagai kota di Indonesia sebagai bagian dari pengembangan bisnis hiburan yang menjadi salah satu lini usaha utama perusahaan.
Baca Juga: Prospek ORI030 Dinilai Tetap Menarik, Besaran Kupon Jadi Penentu Minat Investor
Selain itu, sekitar 8,15% dari dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk membentuk entitas usaha baru bersama mitra strategis, PT Global Teknologi, guna mengembangkan bisnis teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI).
Di sisi lain, RANS juga menyiapkan sekitar 19,80% dana IPO untuk melakukan ekspansi melalui akuisisi kepemilikan saham pada PT Rans Kosmetika Indonesia, yang memasarkan produk kosmetik dengan merek Slavina. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat portofolio bisnis perseroan di sektor kecantikan yang dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan.
Adapun sisa dana hasil penawaran umum perdana saham akan digunakan untuk melakukan penyetoran modal kepada entitas anak dalam bentuk setoran modal saham guna mendukung pengembangan usaha di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














