kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Saham Alibaba jatuh di Hong Kong di tengah menghijaunya bursa Asia


Senin, 28 Desember 2020 / 10:48 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham raksasa teknologi China Alibaba kembali menjadi sorotan pada Senin (28/12). Setelah regulator China memerintahkan Grup Ant yang berafiliasi dengan Alibaba untuk memperbaiki bisnisnya.

Melansir CNBC, pada awal perdagangan, saham Alibaba yang terdaftar bursa Hong Kong anjlok 4,73%. Saham Alibaba telah menukik pada Kamis lalu menyusul laporan bahwa regulator China akan menyelidiki raksasa teknologi itu atas dugaan perilaku monopoli.

Saham perusahaan teknologi China lainnya yang terdaftar di Hong Kong juga menurun. Saham Tencent turun 3,24% dan Meituan tergelincir 2,29%. Indeks Hang Seng Tech yang lebih luas merosot 1,74%.

Sementara itu, bursa saham Asia naik lebih tinggi pada Senin pagi saat pekan perdagangan terakhir tahun 2020 dimulai.

Baca Juga: Mengawali pekan terakhir 2020, IHSG melaju 0,27% pada Senin (28/12) pagi

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,28% dan indeks Topix naik 0,1%. Sementara, Kospi Korea Selatan naik 0,41%.

Saham China Daratan sedikit berubah pada awal perdagangan, dengan Shanghai Composite naik sebagian dan indeks Shenzhen Component berada di atas garis datar. Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan 0,22% lebih tinggi.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,18% lebih tinggi. Pasar saham Australia dan Selandia Baru tutup untuk hari libur.

Dalam perkembangan virus korona, Presiden AS Donald Trump menandatangani paket bantuan Covid-19 yang berisi paket stimulus dan pengeluaran berupa tunjangan kepada jutaan pengangguran di AS senilai US$ 2,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×