Reporter: Vivit Dewi | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (30/9/2026). IHSG turun 60,56 poin atau 0,83% ke level 6.071,14.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 308 saham menguat, 360 saham melemah, dan 125 saham stagnan.
Meski IHSG masih berada dalam tekanan, sejumlah saham masih memiliki peluang untuk bergerak berdasarkan analisis teknikal.
Berikut rekomendasi teknikal untuk saham AMMN, INDF, dan BBRI dari sejumlah analis untuk perdagangan Kamis (1/10/2026).
1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Saham AMMN masih berada dalam tren penguatan secara teknikal. Pergerakan tersebut ditopang oleh posisi moving average (MA) 60 yang masih menunjukkan kecenderungan menguat.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, tren kenaikan AMMN masih terjaga selama MA60 terus bergerak menguat.
Nafan merekomendasikan strategi add untuk saham AMMN. Adapun support berada di level Rp 6.016 dan Rp 5.851, sementara resistance berada di Rp 6.180 dan Rp 6.332.
Rekomendasi: Add
Support: Rp 6.016–Rp 5.851
Resistance: Rp 6.180–Rp 6.332
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta
Baca Juga: Rupiah Dekati Rp 18.000, Intip Pemicu dan Proyeksinya Hingga Akhir 2026
2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Saham INDF mulai menunjukkan peluang rebound setelah mengalami koreksi dan mendekati area support. Namun, momentum penguatan masih perlu dikonfirmasi karena tren jangka pendek saham masih cenderung bearish.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan, harga INDF saat ini berada di level Rp 6.725 dan mulai memantul dari area support Rp 6.650–Rp 6.575. Di sisi lain, indikator MACD masih berada di bawah garis signal dengan histogram negatif.
Reza melihat support INDF berada di area Rp 6.650–Rp 6.575, sedangkan resistance terdekat berada di Rp 6.800–Rp 6.850. Strategi buy on weakness dapat dipertimbangkan di area support dengan target rebound menuju Rp 6.800–Rp 6.850.
Jika mampu menembus Rp 6.850, peluang penguatan lanjutan terbuka. Sebaliknya, apabila harga turun di bawah Rp 6.575, INDF berisiko melanjutkan pelemahan.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 6.650–Rp 6.575
Resistance: Rp 6.800–Rp 6.850
Area Buy: Rp 6.650–Rp 6.575
Target: Rp 6.800–Rp 6.850
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Saham BBRI masih memiliki peluang rebound secara teknikal. Sejumlah indikator menunjukkan momentum positif, sementara posisi harga yang berada di area lower band memberikan ruang untuk pemulihan.
Head of Equity Research KB Valbury Sekuritas, Fikri C Permana mengatakan, indikator MACD dan stochastic menunjukkan sinyal positif. Selain itu, pola candlestick juga mengindikasikan potensi rebound.
Fikri merekomendasikan strategi trading buy untuk saham BBRI. Support berada di Rp 3.130 dan Rp 3.060, sedangkan resistance berada di Rp 3.200 dan Rp 3.270.
Untuk strategi perdagangan, Fikri melihat rentang Rp 3.130–Rp 3.200. Investor dapat mempertimbangkan entry di sekitar Rp 3.130 dengan target take profit Rp 3.200.
Rekomendasi: Trading Buy
Support: Rp 3.130–Rp 3.060
Resistance: Rp 3.200–Rp 3.270
Area Trading: Rp 3.130–Rp 3.200
Entry: Rp 3.130
Take Profit: Rp 3.200
Head of Equity Research KB Valbury Sekuritas, Fikri C Permana
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














