kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.096   61,00   0,34%
  • IDX 6.131   -55,20   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -7,14   -0,88%
  • LQ45 608   -4,53   -0,74%
  • ISSI 212   -1,96   -0,92%
  • IDX30 342   -2,78   -0,81%
  • IDXHIDIV20 423   -3,94   -0,92%
  • IDX80 91   -0,74   -0,80%
  • IDXV30 116   -0,67   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,83   -0,75%

RUPST Surya Pertiwi (SPTO) Setujui Bagi Dividen Rp 189 Miliar, Ini Jadwal & Nilainya


Selasa, 02 Juni 2026 / 23:17 WIB
RUPST Surya Pertiwi (SPTO) Setujui Bagi Dividen Rp 189 Miliar, Ini Jadwal & Nilainya
ILUSTRASI. PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) (KONTAN/Ridwan Mulyana)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 189 miliar atau setara 62,6% dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini telah disepakati perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini, Selasa (2/6/2026). 

Dividen tunai tersebut akan dibagikan kepada para pemegang saham yaitu sebanyak 2,7 miliar saham, sehingga setiap saham akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp 70,00 per saham, yang diperhitungkan dengan dividen interim sebesar Rp 35,00 per saham yang telah dibagikan pada Desember 2025 dan sisa dividen tunai sebesar  Rp 35,00 per saham. 

Sepanjang 2025, SPTO tercatat membukukan pendapatan sebesar Rp 2,77 triliun,  mengalami penurunan 4,7% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 2,91 triliun, seiring dengan melemahnya permintaan pada segmen retail.

Baca Juga: Malindo Feedmill (MAIN) Bakal Bagi Dividen Tunai Rp 52, Potensi Yield 6,42%

Secara segmentasi pelanggan, penjualan kepada distributor dan dealer masing-masing menurun sebesar 5,5% dan 10,0% YoY. Penjualan ke proyek tetap menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 3,7% YoY.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, laba bruto dan laba usaha masing-masing turun sebesar 2,8% dan 5,3% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Pada akhirnya, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2025 menurun menjadi Rp 270,89 miliar. Pada tahun sebelumnya, laba bersih perusahaan tercatat mencapai Rp 287,25 miliar.

Memasuki 2026, Perseroan berfokus pada efisiensi operasional, pengelolaan persediaan yang prudent, serta penguatan cash flow guna menjaga stabilitas usaha di tengah kondisi pasar yang dinamis. 

Untuk ke depannya, SPTO akan terus melakukan inovasi produk dan memperkuat branding guna mempertahankan daya saing dan menjangkau basis pelanggan yang lebih luas. 

Baca Juga: Hasil RUPS Vale Indonesia (INCO) Akan Bagi Dividen US$ 45,64 Juta, 60% dari Laba

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×