kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.817   -11,00   -0,07%
  • IDX 8.115   83,54   1,04%
  • KOMPAS100 1.145   13,60   1,20%
  • LQ45 827   6,35   0,77%
  • ISSI 288   4,66   1,64%
  • IDX30 430   3,24   0,76%
  • IDXHIDIV20 516   3,47   0,68%
  • IDX80 128   1,38   1,09%
  • IDXV30 140   1,28   0,92%
  • IDXQ30 140   0,93   0,67%

Rupiah Diramal Masih Loyo pada Selasa (14/10), Cermati Sentimennya


Selasa, 14 Oktober 2025 / 07:30 WIB
Rupiah Diramal Masih Loyo pada Selasa (14/10), Cermati Sentimennya
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Bank Mandiri, Jakarta, Senin (29/09/2025). Kurs rupiah spot ditutup melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebagai imbas memanasnya perang tarif antara Negeri Paman Sam dan Tiongkok. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/29/09/2025


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah diprediksi akan kembali ditutu melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (14/10/2025). Mata uang Garuda masih dibebani memanasnya perang tarif antara AS dan Tiongkok.

Mengacu data Bloomberg, pada perdagangan kemarin Senin (13/10/2025), rupiah melemah tipis 0,02% ke level Rp 16.573 per dolar AS. Di sisi lain, berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,03% ke Rp 16.580 per dolar AS dari perdagangan sebelumnya.

Baca Juga: Kurs Mata Uang Asia: Rupiah, Baht, Rupee & Yuan Menguat Hari Ini (13/10)

Pengamat Mata Uang Ibrahim Assuaibi mencermati, pergerakan rupiah kemarin dipengaruhi oleh indeks dolar AS yang melemah.

Pelemahan dolar AS dipicu oleh ancaman Presiden AS Donald yang akan mengenakan tarif 100% pada impor Tiongkok, serta memperketat kontrol ekspor pada teknologi penting.

"Pernyataan tersebut meresahkan pasar keuangan," kata Ibrahim, Senin (13/10/2025).

Baca Juga: Rupiah Bergerak Cenderung Terbatas, Begini Proyeksi untuk Selasa (14/10)

Untuk Selasa (14/10/2025), ia melihat, meskipun Trump telah memberi tahu pasar untuk tidak khawatir tentang Tiongkok, para pedagang akan tetap waspada terhadap perubahan kebijakan yang tak terduga dari Gedung Putih.

Ditambah lagi, Tiongkok menanggapi pernyataan Trump dengan menyatakan tidak takut akan perang dagang dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan.

Oleh karena itu, Ibrahim memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif tetapi ditutup melemah ke kisaran Rp 16.570-Rp 16.620 per dolar AS pada perdagangan Selasa (14/10/2025).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×