kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Ramalan cuaca sokong kenaikan harga gas alam


Kamis, 08 September 2016 / 15:36 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Catatan harga komoditas energi yang gemilang juga terlihat dari pergerakan positif harga gas alam di perdagangan hari ini.

Mengutip Bloomberg, Kamis (8/9) pukul 12.55 WIB harga gas alam kontrak pengiriman Oktober 2016 di New York Mercantile Exchange melesat 0,71% di level US$ 2,69 per mmbtu.

Ramalan cuaca yang masih menunjukkan cuaca yang lebih panas jadi dukungan bagi harga gas alam untuk terus pertahankan laju positifnya. Dari prediksi cuaca Commodity Weather Group, suhu akan lebih panas dari biasanya di wilayah East Coast AS hingga 21 September 2016 nanti.

“Untuk jangka menengah, fase penambahan stok yang lebih lambat jadi sokongan bagi harga gas alam, namun memang saat ini sedang di masa waspada sebelum nantinya memasuki pergantian musim,” kata Gene McGillian, Manager Market Research Tradition Energy seperti dikutip dari Bloomberg.

Diprediksi stok AS pekan lalu akan bertambah 42 miliar kaki kubik atau lebih rendah dari pekan sebelumnya yang mencatatkan pertambahan stok 51 miliar kaki kubik.

Namun memang sampai 26 Agustus 2016 kemarin, total stok AS naik menjadi 3,401 triliun kaki kubik atau berada 11% di atas rata-rata cadangan AS lima tahunan serta 54% di atas stok AS per 1 April 2016 lalu.

Sehingga pasar jelas membutuhkan laporan pengurangan dalam pasokan mingguan gas alam AS pekan ini untuk menjaga laju kenaikan harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×