kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Produk eSIM Bakal Meningkatkan Efisiensi Emiten Operator Telekomunikasi


Minggu, 14 April 2024 / 19:46 WIB
Produk eSIM Bakal Meningkatkan Efisiensi Emiten Operator Telekomunikasi
ILUSTRASI. Emiten-emiten operator telekomunikasi tengah berlomba untuk melakukan efisiensi di tengah persaingan yang ketat.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten-emiten operator telekomunikasi tengah berlomba untuk melakukan efisiensi di tengah persaingan yang ketat. Salah satunya dengan meluncurkan produk anyar, seperti Embedded Subscriber Identity Module (eSIM).

Terbaru, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Seluler alias Telkomsel meluncurkan eSIM pada 4 April 2024. Pasalnya, TLKM merupakan emiten terakhir yang memiliki layanan ini.

Nugroho, Direktur Utama Telkomsel menyampaikan eSIM memungkinkan pelanggan untuk mengakses seluruh jaringan Telkomsel tanpa perlu menggunakan kartu SIM fisik dengan mengoptimalkan fitur multi-SIM pada perangkat telekomunikasi.

"Layanan ini merupakan solusi inovatif yang dengan kebutuhan pelanggan dan respon terhadap ketersediaan handset yang telah mengadopsi fitur dan teknologi eSIM," kata Nugroho belum lama ini.

Baca Juga: Sambut Libur Lebaran 2024, Telkom (TLKM) Siapkan Kapasitas Jaringan 51,8 TB

Jauh sebelum Telkom, entitas Grup Sinarmas, yakni PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) merupakan emiten operator telekomunikasi pertama yang memiliki layanan eSIM pada 2020.

Direktur Utama Smartfren Merza Fachys menuturkan sejak diluncurkan, terutama dalam dua tahun ke belakang, perkembangan jumlah pengguna eSIM Smartfren cukup menjanjikan.

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 300.000 pelanggan baru yang menggunakan layanan eSIM smartfren, dengan pertumbuhan sejak 2023 sudah mencapai puluhan ribu pelanggan per bulan.

"Minat pelanggan terhadap eSIM naik 233% dalam setahun, ditambah dengan semakin banyak perangkat yang mendukung maka potensi pasar eSIM sangat besar," ucap Merza kepada Kontan.

Baca Juga: Inilah Syarat Agar Bisa Pakai Dua Nomor Dalam Satu Aplikasi WhatsApp di HP

Di tengah persaingan dengan potensi yang masih besar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) juga terus meningkatkan penetrasi eSIM. Sejak diluncurkan pada 2023 hingga saat ini, jumlah pengguna eSIM XL Axiata sudah mencapai lebih dari 300.000.

Group Head Corporate Communications XL Axiata Reza Mirza menjelaskan wajar operator lain juga mulai melirik produk eSIM karena penggunaan eSIM memang memberikan banyak manfaat untuk pelanggan dan operator.

"Mayoritas pengguna eSIM kami berasal dari pelanggan lama yang sebelumnya menggunakan kartu SIM fisik yang kemudian melakukan migrasi eSIM," kata Reza.

Baca Juga: XL Axiata (EXCL) Bidik Pelanggan High-End Untuk Adopsi e-SIM

Research Analyst BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis mengatakan kehadiran layanan eSIM akan akan membuat beban para emiten akan berkurang, terutama dalam produksi sim card.

"Selain itu, layanan eSIM pada masing-masing emiten juga mungkin akan mengurangi penjualan offline para emiten sehingga biaya distribusinya lebih sedikit," kata Niko.

Adapun BRI Danareksa Sekuritas menyematkan rekomendasi beli pada TLKM, EXCL dan ISAT dengan masing-masing target harga di Rp 4.400 per saham, Rp 3.000 per saham, dan Rp 14.500 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×