kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Permintaan India dan China membayangi batubara


Kamis, 14 April 2016 / 20:03 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

Cadangan batubara oleh perusahaan milik negara di China sendiri sudah lebih dari 100 juta ton. Impor batubara termal China pada kuartal pertama tahun ini turun 15%, melanjutkan penurunan sebesar 32% di tahun 2015.

Sementara di India, impor batubara termal kemungkinan akan mulai berkurang dalam beberapa bulan ke depan. Hal tersebut disebabkan oleh permintaan yang mulai surut serta persediaan batubara untuk pembangkit listrik yang telah mencapai level tertinggi pada awal April.

Di kuartal I-2016, stok batubara melonjak hampir 30% atau 9 juta ton menjadi 39 juta ton dibanding kuartal sebelumnya. Sementara jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya, stok meningkat lebih dari 50%.

Deddy melihat, kondisi pasar batubara tahun ini tidak akan berbeda jauh dari tahun lalu. "Potensi harga batubara akhir tahun masih akan tetap bergulir di kisaran US$ 45 - US$ 50 per metrik ton," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×