kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Obligasi Domestik Kebal Tekanan UST, Asing Serbu SBN Jelang Akhir 2026


Selasa, 22 September 2026 / 18:04 WIB
Obligasi Domestik Kebal Tekanan UST, Asing Serbu SBN Jelang Akhir 2026
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di BRI Danareksa Sekuritas, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Muhammad Fatih | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar Surat Berharga Negara (SBN) mencatatkan daya tahan yang solid di tengah gejolak pasar keuangan global.

Fenomena melandainya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Indonesia di saat yield US Treasury (UST) melonjak menaiki tren tinggi mengindikasikan bahwa pergerakan pasar SBN saat ini bukan lagi sekadar efek domino eksternal, melainkan ditopang oleh fundamental dan stabilitas ekonomi dalam negeri yang terjaga.

Kinerja pasar obligasi domestik terus menunjukkan pemulihan signifikan, terutama dipicu oleh arus balik modal asing. Sepanjang Agustus 2026 saja, kepemilikan investor asing pada pasar SBN mencatatkan kenaikan sekitar Rp 15,35 triliun.

Aliran masuk dana asing (foreign inflow) yang mulai berbalik positif sejak kuartal II 2026 ini diperkirakan tetap berlanjut hingga penutupan tahun, selama stabilitas dalam negeri terjaga dan selisih imbal hasil (spread) masih kompetitif.

Baca Juga: Yield US Treasury Naik, Bagaimana Efeknya ke Pasar SBN?

Daya tarik obligasi Indonesia didukung oleh carry yang menarik dan lebar, sehingga lonjakan yield UST tidak langsung memicu aksi lepas portofolio secara masif oleh investor global.

Di sisi lain, sinergi kebijakan moneter dan fiskal antara Bank Indonesia dan pemerintah berhasil menjaga ekspektasi pertumbuhan ekonomi tetap optimistis.

Keputusan BI mempertahankan BI-Rate di level 5,75% turut memperkuat ketahanan pasar uang dan valas.

Chief Dealer Fixed Income & Derivatives PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Fudji Rahardjo menilai, dinamika pasar SBN saat ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap respons kebijakan domestik.

"Fenomena penurunan yield obligasi Indonesia di tengah kenaikan yield UST menunjukkan bahwa pergerakan yield obligasi Indonesia kali ini bukan sebagai efek domino pelemahan UST, namun didorong oleh kondisi kestabilan dalam negeri yang cukup baik," ujar Fudji kepada Kontan, Selasa (22/9/2026).

Kendati demikian, pergerakan yield SBN diproyeksikan bakal tetap dibayangi volatilitas tinggi seiring indikasi The Fed yang masih berpeluang menaikkan suku bunga acuan sekali lagi menjelang akhir tahun. 

Baca Juga: Jumbo! Saham Tambang Ini Akan Bayar Dividen dengan Yield 8%, Cek Jadwal Pembayaran

Tenor 5 tahun cenderung sensitif terhadap BI-Rate dan likuiditas domestik, sedangkan tenor 10 tahun lebih terpengaruh oleh ekspektasi inflasi, pergerakan yield UST 10 tahun di level 5%, serta stabilitas nilai tukar Rupiah.

Melihat kondisi tersebut, Fudji menyarankan investor untuk menerapkan strategi selektif guna mengoptimalkan tingkat imbal hasil pasar yang masih relatif tinggi.

"Dengan yield 10Y sekitar 7%, investor masih dapat memanfaatkan level yield yang relatif tinggi secara selektif. Tenor pendek seperti 2-5 tahun terlihat menarik dengan risiko durasi yang lebih terkontrol," kata Fudji.

Berdasarkan kondisi pergerakan imbal hasil terkini serta dinamika pasar eksternal dan domestik, yield SBN tenor 5 tahun diperkirakan bergerak pada kisaran 6,75% hingga 6,90% sampai akhir tahun 2026.

Baca Juga: Harga Emas Masih Berpotensi Naik Meski Yield Treasury Tembus 5%

Pada periode yang sama, imbal hasil untuk SBN tenor 10 tahun diproyeksikan berada di rentang 6,85% hingga 7,05%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×