kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.909   54,00   0,30%
  • IDX 6.406   20,98   0,33%
  • KOMPAS100 837   2,60   0,31%
  • LQ45 636   1,34   0,21%
  • ISSI 223   0,94   0,42%
  • IDX30 353   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 439   -0,39   -0,09%
  • IDX80 95   0,29   0,31%
  • IDXV30 121   0,37   0,30%
  • IDXQ30 114   0,00   0,00%

AMMN Ubah Rugi Jadi Laba Berkat Peningkatan Produksi


Selasa, 22 September 2026 / 07:36 WIB
AMMN Ubah Rugi Jadi Laba Berkat Peningkatan Produksi
ILUSTRASI. Tambang Amman Mineral (Dok/AMMN)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Dimas Andi Shadewo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) membukukan kinerja yang meyakinkan pada semester I-2026. Hal ini ditandai oleh keberhasilan AMMN meraih laba bersih US$ 497,92 juta, meninggalkan posisi rugi bersih US$ 148,72 juta yang dicatat pada semester I-2025.

Capaian ini ditopang oleh penjualan AMMN yang meroket 1.024% year on year (YoY) menjadi US$ 2,05 miliar pada paruh pertama 2026. EBITDA AMMN juga melesat 1.207% YoY menjadi US$ 1,13 miliar.

Direktur Utama AMMN Arief Sidarto mengungkapkan, semester I-2026 menjadi periode penting yang menandai kemajuan signifikan perusahaan berkat pertumbuhan produksi yang kuat di seluruh rantai operasi. Contohnya, produksi konsentrat AMMN naik 81% YoY menjadi 347.307 metrik ton kering. Sedangkan produksi tembaga melonjak 136% YoY menjadi 211 juta pon dan emas menanjak 481% YoY jadi 346.354 ons.

Kinerja smelter juga terus menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dan bahkan mencetak rekor baru pada Juli dan Agustus 2026 ketika tingkat input material telah mencapai kapasitas desain.

Pada Juli 2026, AMMN juga memperoleh Smelter Project Acceptance Certificate sekaligus resmi menuntaskan proyek bersama kontraktor. Tak hanya itu, AMMN turut memulai komisioning untuk ekspansi pabrik konsentrator di pertengahan Agustus 2026.

"Kami yakin terhadap prospek jangka panjang tembaga dan emas serta percaya bahwa AMMN berada di posisi yang baik untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang," ujar Arief dalam keterangannya, Senin (21/9).

Dalam risetnya, Senin (21/9), Stockbit Sekuritas tetap optimistis terhadap kinerja AMMN pada semester II-2026. Ada tiga faktor pendukung utama prospek kinerja AMMN. Salah satunya adalah kenaikan harga rata-rata tembaga ke kisaran US$ 14.000 per ton yang dinilai mampu mengompensasi penurunan harga emas secara kuartalan.

Berikutnya, prospek AMMN bakal dipengaruhi oleh akselerasi volume produksi dan penjualan seiring kinerja smelter yang telah mencapai titik optimal.

Tak ketinggalan, AMMN juga berpotensi memperoleh tambahan kontribusi dari produk sampingan smelter berupa perak dan asam sulfat yang saat ini belum sepenuhnya terealisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×