kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Minyak ke US$43 sebarel dipicu tanda naiknya stok


Selasa, 20 September 2016 / 15:37 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

HONG KONG. Harga minyak turun di tengah spekulasi melimpahnya pasokan global akan terus bertahan dipicu meningkatnya pasokan dari Nigeria.

Mengutip Bloomberg, Selasa (20/9), minyak  West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, yang berakhir hari ini, berada di US$ 43,04 per barel di New York Mercantile Exchange, atau turun 26 sen. Padahal, Senin (19/9) kemarin harga menguat  27 sen ke US$ 43,30 per barel.

Sedangkan, minyak Brent untuk pengiriman November turun 17 sen, atau 0,4 %, ke US$ 45,78 di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga naik 18 sen ke US$ 45,95 per barel pada Senin.

Menteri Perminyakan Nigeria Emmanuel Kachikwu mengatakan, produksi minyak Nigeria mencapai 1,75 juta barel per hari dan akan terus naik setelah upaya pemerintah dan gencatan senjata dengan militan memungkinkan beberapa produksi untuk memulai kembali.

Di sisi lain, mengacu survei Bloomberg sebelum data resmi pemerintah memperkirakan stok minyak mentah AS naik 3,13 juta barel pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×