kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.796   -20,00   -0,12%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Proyeksi Rupiah Hari Ini (11/2): Cek Sentimen yang Jadi Penggerak


Rabu, 11 Februari 2026 / 07:42 WIB
Proyeksi Rupiah Hari Ini (11/2): Cek Sentimen yang Jadi Penggerak
ILUSTRASI. Proyeksi pergerakan rupiah di pasar spot, setelah ditutup melemah 0,04% ke Rp 16.811 per dolar AS pada Selasa (10/2/2026)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rupiah diproyeksi kembali bergerak tipis pada perdagangan hari ini. Sekedar mengingatkan, rupiah di pasar spot ditutup melemah tipis 0,04% ke level Rp 16.811 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Selasa (10/2/2026).

Berbeda arah, pergerakan rupiah Jisdor Bank Indonesia (BI) justru menguat 0,23% menjadi Rp 16.799 dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yang di level 16.838 per dolar AS.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang, & Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pergerakan rupiah hari ini dipicu oleh meningkatnya sentimen global seiring memanasnya kembali ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, pasar merespons peringatan dari Departemen Transportasi AS yang meminta kapal-kapal berbendera AS untuk menghindari wilayah Iran saat melintasi Selat Hormuz dan Teluk Oman.

Baca Juga: Rebalancing MSCI: Indofood (INDF) Terdepak dari MSCI Global Standard Index

“Peringatan tersebut menimbulkan kekhawatiran atas ketegangan antara AS dan Iran yang tetap tinggi,” ujar Ibrahim, Selasa (10/2/2026).

Meski kedua negara disebut mencatat kemajuan dalam pembicaraan terkait program nuklir Iran, ketidakpastian tetap tinggi lantaran Teheran menolak menghentikan pengayaan nuklirnya, yang menjadi poin utama perselisihan dengan Washington.

Untuk pergerakan rupiah untuk hari ini (11/2/2026), Ibrahim menyebut perhatian pelaku pasar akan tertuju pada sejumlah rilis data ekonomi penting dari AS pekan ini. Data penggajian non-pertanian (non-farm payrolls) Januari dijadwalkan rilis pada Rabu, disusul data inflasi indeks harga konsumen (CPI) pada Jumat.

“Data-data tersebut akan memengaruhi ekspektasi arah suku bunga AS, apalagi di tengah dinamika perubahan kepemimpinan di Federal Reserve,” jelasnya.

Selain itu, pasar juga mencermati data ekonomi dari negara-negara konsumen minyak utama dunia yang dapat memengaruhi prospek permintaan global dan sentimen pasar keuangan secara keseluruhan.

Baca Juga: Cermati Rekomendasi Saham Pilihan untuk Hari Ini (11/2), IHSG Berpotensi Menguat Lagi

Ibrahim memproyeksikan rupiah bergerak terbatas dan berada dalam kisaran Rp 16.810 hingga Rp 16.840 per dolar AS.

Selanjutnya: USTR: Kesepakatan Dagang AS-Indonesia Akan Tuntas Beberapa Pekan ke Depan

Menarik Dibaca: Promo Sushi Party di Sushi Tei Jogja: Lebih 20 Menu Spesial Hanya Rp 25.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×