kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.873   4,00   0,02%
  • IDX 6.127   -45,02   -0,73%
  • KOMPAS100 808   -10,22   -1,25%
  • LQ45 610   -7,09   -1,15%
  • ISSI 210   -0,70   -0,33%
  • IDX30 345   -3,56   -1,02%
  • IDXHIDIV20 422   -4,54   -1,07%
  • IDX80 92   -1,24   -1,33%
  • IDXV30 114   -0,90   -0,79%
  • IDXQ30 110   -1,48   -1,33%

Menilik Potensi Window Dressing pada Akhir Tahun Nanti, Saham Apa yang Menarik?


Senin, 25 September 2023 / 20:59 WIB
Menilik Potensi Window Dressing pada Akhir Tahun Nanti, Saham Apa yang Menarik?
ILUSTRASI. Seorang wanita melintas di depan layar digital pergerakan harga saham di gedung BEI, Jakarta, Selasa (11/10/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Potensi window dressing di akhir tahun 2023 diperkirakan masih akan terjadi. Sebab, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak menguat di kuartal IV 2023.

Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christinas mengatakan, melihat kinerja laporan keuangan emiten di kuartal III 2023, ada potensi IHSG menguat. Hal itu pun akan mendorong adanya window dressing di akhir tahun.

Menurut Martha, IHSG menguat karena ditopang beberapa sentimen, seperti penguatan harga komoditas, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik di kuartal IV, peningkatan belanja konsumen jelang Pemilu 2024, dan pemulihan ekonomi global.

“Sementara, penghambat pergerakan IHSG di kuartal IV adalah kenaikan harga minyak yang bisa memicu inflasi dan adanya El Nino yang bisa memicu kenaikan harga pangan,” ujarnya kepada Kontan, Senin (25/9).

Baca Juga: Menilik Potensi Window Dressing di Akhir Tahun 2023

Oleh karena itu, window dressing kemungkinan akan terjadi di kuartal IV. Hal itu ditopang sektor consumer non cyclical, cyclical (retail), energy, dan basic.

“Dengan kemungkinan adanya kenaikan suku bunga, sektor perbankan mungkin akan terimbas secara negatif,” paparnya.

Martha pun merekomendasikan buy untuk saham ASII, ICBP, TLKM, ACES, dan MAPI dengan target harga masing-masing Rp 7.500, Rp 13.000, Rp 4.350, Rp 950, dan Rp 2.250 per saham.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×