kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Menilik performa harga saham-saham IPO di tahun ini


Selasa, 15 Mei 2018 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. Presiden Direktur PT Surya Pertiwi Tbk, Tjahjono Alim


Reporter: Dian Sari Pertiwi | Editor: Yudho Winarto

Berbeda, Vice President Research Artha Sekuritas Indonesia, Frederik Rasali bilang sejatinya kinerja harga saham yang melantai di bursa tak hanya bergantung pada kondisi pasar.

“Ada banyak variabelnya, seperti kapitalisasi pasarnya, harga brecket bawah dan atas juga proyeksi bisnisnya ke depan,” ujar Frederik.

Memang, ada juga beberapa emiten yang melantai di bursa beberapa bulan sebelumnya masih mencatatkan kinerja positif hingga perdagangan Senin (14/5) kemarin.

Misalnya, PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) yang melaksanakan IPO pada Senin (14/1) hingga perdagangan kemarin masih punya kinerja kinclong. Harga sahamnya naik 90,3% dari 208 menjadi 396 per saham.

Padahal, dalam perdagangan di hari keduanya LCKM naik 50% ke level 312. Begitu juga dengan saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) yang naik 704% dari harga IPO 276 pada Kamis (5/4) menjadi 2.220 pada perdagangan kemarin.

Frederik menambahkan, selain proyeksi bisnis kinerja harga saham baru juga ditentukan oleh profil pembelinya.

“Jika pembelinya kebanyakan untuk jangka panjang akan susah gerak, jika pembelinya kebanyakan untuk trading lebih cepat bergerak,” kata Frederik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×