kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.633   47,00   0,27%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Memasuki hari kedua shutdown, Wall Street memerah


Rabu, 02 Oktober 2013 / 20:59 WIB
ILUSTRASI. Berikut trik untuk mengakali plafon rumah yang rendah supaya terlihat lebih tinggi.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa AS dibuka memerah pada transaksi perdagangan hari ini (2/10). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.42 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 0,6% menjadi 1.684,66. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,6% menjadi 15.093,94.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa AS. Beberapa di antaranya yakni: Monsanto Co turun 2%, Alcoa Inc turun 2,7%, dan Global Payment Inc reli 7,3%.

Salah satu faktor yang menekan pergerakan bursa AS adalah data penambahan lapangan kerja swasta yang menunjukkan angka lebih sedikit ketimbang prediksi analis. Selain itu, penutupan (shutdown) sebagian pemerintahan AS sudah memasuki hari kedua.

"Isu yang menjadi perdebatan di sini tidak hanya anggaran. Melainkan ada isu batasan atas utang AS yang juga genting. Dalam jangka pendek, pasar saham akan sangat rentan," jelas Matthew Kaufler, portfolio manager Federated Investors Inc di Rochester, New York.

Sekadar tambahan saja, kemarin, indeks acuan AS naik 0,8%. Investor berspekulasi, dampak shutdown pemerintah Amerika terhadap perekonomian tidak akan terlalu besar. Jika ditotal, indeks S&P 500 reli 4,7% di kuartal III dan naik 19% di sepanjang 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×