kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Melihat prospek tiga saham perbankan yang masuk top 10 market cap


Sabtu, 22 Agustus 2020 / 05:55 WIB


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Terbukti, indeks sektor keuangan (finance) menjadi indeks dengan penurunan ketiga terendah diantara indeks sektor lainnya, yakni  terkoreksi 12,71% sejak awal tahun.  

Okie menyebut, saat ini rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) masih tinggi. Sementara itu, tingkat non-performing loan (NPL)  pada Mei 2020 naik menjadi 3,0% dari sebelumya 2,89% pada April 2020.

Baca Juga: Saham big cap: IHSG reli, GGRM masuk big cap, BBCA naik 4 hari

NPL yang tinggi ini dinilai cukup wajar melihat pada kurtal pertama dan kuartal kedua 2020 kondisi bisnis memang tidak begitu baik. Namun,  jika melihat perkembangan saat ini diharapkan tingkat NPL pada semester kedua 2020 akan lebih terjaga.

“Sehingga potensi dari pertumbuhan net interest margin (NIM ) dapat lebih baik. Perbankan memiliki beta saham yang cukup besar, sehingga apabila pemulihan ekonomi pada semester II dapat terjadi, perbankan menjadi saham pilihan utama,” sambung Okie. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×