kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Dinilai Masih Prospektif, Simak Rekomendasi Saham HEAL, MIKA dan SILO


Minggu, 05 April 2026 / 17:10 WIB
Dinilai Masih Prospektif, Simak Rekomendasi Saham HEAL, MIKA dan SILO
ILUSTRASI. Siloam Hospitals (DOK/Siloam Hospitals Surabaya)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek emiten sektor rumah sakit pada 2026 dinilai masih menjanjikan seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan, ekspansi jaringan rumah sakit, serta penguatan segmen pasien privat.

Faktor-faktor tersebut dinilai dapat mendorong kinerja emiten rumah sakit seperti PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), dan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) pada tahun ini.

Sejumlah analis pun memberikan rekomendasi saham sektor ini yang dinilai masih menarik untuk dicermati oleh investor.

Baca Juga: IHSG Bisa Menguat, Simak Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Selasa (31/3)

Berikut ulasan rekomendasi saham sektor rumah sakit untuk perdagangan Senin (6/4/2026). 

1. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)

HEAL menargetkan pembukaan tiga rumah sakit baru pada 2026, sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk memiliki lebih dari 65 rumah sakit pada 2030.

Dalam jaringan yang sudah ada, pembukaan RS Hermina Salatiga pada Desember 2025 diharapkan menambah kapasitas dan memperkuat jaringan layanan.

Sementara itu, Hermina PIK 2 difokuskan pada pasien non-JKN dengan target segmen menengah atas melalui fasilitas premium, termasuk unit gawat darurat (UGD) khusus pasien eksekutif.

Untuk mendukung hal ini, manajemen akan memprioritaskan perekrutan dokter-dokter ternama guna meningkatkan utilisasi.

Baca Juga: IHSG Ada Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Rabu (1/4)

Dari kinerja keuangan, pendapatan HEAL mencapai Rp 7,13 triliun per tahun 2025, meningkat 6,19% secara tahunan (year on year/yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6,71 triliun.

Namun, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih turun 19,85% yoy menjadi Rp 429,55 miliar, dibandingkan Rp 535,94 miliar pada 2024.

Rekomendasi: Buy

Target harga: Rp 1.750

Baca Juga: Awal Pekan: Persepsi Risiko Jelek, Rupiah Jeblok, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Equity Research Analyst OCBC Sekuritas Farrell Nathanael dan Jessica Leonardy

2. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

MIKA berancang-ancang menambah jaringan rumah sakit baru guna menjaga pertumbuhan jangka menengah hingga panjang. Pada 2026, Mitra Keluarga berencana membuka dua rumah sakit baru di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.

Rumah sakit baru ini akan dirancang dengan konsep layanan modern dan berfokus pada layanan unggulan serta kasus berintensitas tinggi (high-intensity cases).

MIKA juga memastikan standar mutu dan operasional rumah sakit baru tetap konsisten dengan jaringan Mitra Keluarga yang telah ada.

Melansir laporan keuangan, MIKA membukukan pendapatan senilai Rp 5,36 triliun sepanjang tahun 2025 atau naik 10,13% YoY dibandingkan Rp 4,87 triliun pada periode yang sama 2024.

Baca Juga: IHSG Masih Tertekan Sentimen Global, Simak Rekomendasi Saham Selasa (31/3)'

Ada pun laba bersih dibukukan senilai Rp 1,36 triliun sepanjang 2025 atau melesat 19,05% YoY dibandingkan Rp 1,14 triliun pada periode yang sama 2024.

Rekomendasi: Buy

Target harga: Rp 2.800

Equity Research Analyst Ciptadana Sekuritas Alif Ihsanario

3. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) 

Rencana ekspansi kapasitas hingga 2,5 kali lipat yang ditargetkan rampung pada 2027 berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan SILO dalam jangka menengah, karena dapat meningkatkan volume pasien sekaligus memperkuat layanan spesialis yang menjadi salah satu fokus utama perusahaan. 

Siloam Hospitals Asri mencatat mencatatkan sejarah penting dalam pengembangan layanan kesehatan di Indonesia dengan mencatat pencapaian 500 tindakan transplantasi ginjal dalam hampir 10 tahun terakhir. 

Baca Juga: Daya Beli Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Sektor Otomotif

Berdasarkan laporan keuangan, emiten berkode saham SILO ini membukukan pendapatan total senilai Rp 12,84 triliun di sepanjang 2025. Pun laba bersih melesat 23,47% yoy menjadi Rp 1,11 triliun pada 2025 dari tahun sebelumnya Rp 902,15 miliar.

Rekomendasi: Add

Target harga: Rp 3.170

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×