kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Medco Energi Internasional (MEDC) Dapat Pinjaman Rp 8 Triliun dari Bank BRI (BBRI)


Kamis, 29 Mei 2025 / 09:36 WIB
Medco Energi Internasional (MEDC) Dapat Pinjaman Rp 8 Triliun dari Bank BRI (BBRI)
ILUSTRASI. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengantongi fasilitas kredit perbankan dengan planfon maksimal sebesar Rp 8 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).


Reporter: Dimas Andi | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen migas, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengantongi fasilitas kredit perbankan dengan planfon maksimal sebesar Rp 8 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), MEDC menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI pada 26 Mei 2025. Dalam perjanjian tersebut disepakati jangka waktu term loan ditetapkan 120 bulan sejak penandatanganan perjanjian dilakukan.

“Transaksi ini dilaksanakan sebagai bagian dari strategi pendanaan jangka menengah hingga panjang perseroan dan/atau grup perseroan,” tulis Corporate Secretary Medco Energi Internasional Siendy K. Wisandana dalam keterbukaan informasi, Rabu (28/5).

Baca Juga: Dukung Transisi Energi, Medco Energi (MEDC) Kebut Proyek EBT Tahun Ini

Manajemen MEDC menyebut, dampak dari dilaksanakannya transaksi ini adalah bertambahnya kewajiban keuangan perusahaan. Namun demikian, tidak terdapat dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, atau kelangsungan usaha MEDC.

Mengutip laporan keuangan, MEDC mencatatkan total kewajiban atau liabilitas sebesar US$ 5,58 miliar pada 2024 atau naik 2,57% dibandingkan liabilitas perusahaan pada 2023 yakni US$ 5,44 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×