kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.113   78,00   0,43%
  • IDX 6.183   -2,63   -0,04%
  • KOMPAS100 808   1,43   0,18%
  • LQ45 614   1,74   0,28%
  • ISSI 214   -0,13   -0,06%
  • IDX30 346   0,71   0,21%
  • IDXHIDIV20 428   0,49   0,12%
  • IDX80 92   0,28   0,30%
  • IDXV30 117   0,42   0,36%
  • IDXQ30 111   0,29   0,26%

Laba Bersih Erajaya (ERAA) Tumbuh 37,96% Jadi Rp 784 Miliar di Semester I-2026


Selasa, 28 Juli 2026 / 11:47 WIB
Laba Bersih Erajaya (ERAA) Tumbuh 37,96% Jadi Rp 784 Miliar di Semester I-2026
ILUSTRASI. Erajaya Swasembada (ERAA) cetak kinerja keuangan yang solid sepanjang semester I-2026, dengan penjualan dan laba bersih melejit (KONTAN/Vatrischa Putri)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester I-2026, dengan pertumbuhan signifikan baik dari sisi penjualan maupun laba bersih.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026, ERAA membukukan penjualan sebesar Rp 42,90 triliun, melonjak 22,39% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 35,05 triliun.

Secara rinci, penjualan dari segmen telepon selular dan tablet mencapai Rp 32,45 triliun, komputer dan elektronik konsumen Rp 2,4 triliun, produk active dan lifestyle Rp 1,74 triliun, serta penjualan dari aksesoris dan lain-lain tercatat Rp 6,3 triliun.

Baca Juga: Harga Minyak Naik, Prospek Saham Buana Lintas (BULL) Kian Menarik di Paruh II-2026

Seiring dengan kenaikan penjualan, beban pokok penjualan perseroan turut naik menjadi Rp38,10 triliun dari sebelumnya Rp3 1,08 triliun. Meski demikian, laba bruto ERAA tetap tumbuh menjadi Rp 4,80 triliun, dari Rp 3,96 triliun pada semester I-2025.

Dari sisi beban operasional, beban penjualan dan distribusi perseroan naik menjadi Rp 2,28 triliun dari Rp 1,70 triliun, sementara beban umum dan administrasi juga meningkat menjadi Rp 1,51 triliun dari sebelumnya Rp 1,37 triliun. Di sisi lain, pendapatan lainnya melonjak signifikan menjadi Rp 437,56 miliar dari Rp 245,35 miliar pada tahun sebelumnya.

Dengan begitu, laba usaha ERAA tercatat tumbuh menjadi Rp 1,44 triliun, dari Rp 1,12 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pada pos non-operasional, penghasilan keuangan perseroan tercatat sebesar Rp 19,68 miliar, turun dari Rp 29,34 miliar, sementara beban keuangan naik menjadi Rp 308,95 miliar dari sebelumnya Rp 285,86 miliar.

Dus, laba sebelum pajak penghasilan ERAA tercatat sebesar Rp1,15 triliun, tumbuh dari Rp863,42 miliar pada semester I-2025.

Setelah dikurangi beban pajak penghasilan neto sebesar Rp 277,35 miliar, laba periode berjalan ERAA tercatat sebesar Rp 872,12 miliar, tumbuh 43,96% dibandingkan Rp 605,82 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Dari jumlah tersebut, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, atau laba bersih ERAA, tercatat sebesar Rp 784,02 miliar, tumbuh 37,96% dibandingkan Rp 568,30 miliar pada semester I-2025. 

Laba per saham dasar perusahaan turut naik menjadi Rp 50,09 per Juni 2026, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 36 per saham.

ERAA juga melaporkan total aset senilai Rp 29,34 triliun di Januari hingga Juni 2026, meningkat dari sebelumnya Rp 28,85 triliun pada akhir tahun 2025. Total liabilitas dan ekuitas perusahaan masing-masing tercatat Rp 18,4 triliun dan Rp 10,94 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×