kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Kinerja Indah Kiat (INKP) Berpotensi Terungkit pada 2024, Ini Pendorongnya


Rabu, 03 April 2024 / 05:55 WIB
Kinerja Indah Kiat (INKP) Berpotensi Terungkit pada 2024, Ini Pendorongnya
ILUSTRASI. Sejumlah delegasi peserta Indonesia-Latin America and Caribbean Countries (INALAC) Business Forum atau Forum Bisnis Indonesia - Amerika Latin dan Karibia saat mengunjungi Pabrik Kertas Indah Kiat Pulp and Paper di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (14/10/2019). Kinerja Indah Kiat (INKP) Berpotensi Terungkit pada 2024, Ini Pendorongnya.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendapatan dana laba bersih PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) kompak merosot sepanjang 2023. Kendati begitu, kinerja INKP berpotensi kembali bangkit pada tahun ini. 

Melansir laporan keuangan tahun buku 2023, INKP mencatatkan penjualan neto sebesar US$ 3,47 miliar. Raihan ini ambles 13,08% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari US$ 4 miliar di 2022. 

Dari kinerja operasional, INKP membukukan laba usaha sebesar US$ 787,72 juta pada 2023. Sementara laba bersih yang INKP anjlok 52,02% secara tahunan menjadi US$ 411,46 juta di 2023. 

Baca Juga: Makin Fokus di Bisnis Nikel, Harum Energy (HRUM) Akuisisi Blue Sparking Energy

Investment Analyst Stockbit Sekuritas Theodorus Melvin mengatakan kinerja INKP pada kuartal IV-2023 dapat pulih secara kuartalan sejalan dengan proyeksinya karena ada kenaikan harga pulp. 

Pada kuartal IV-2023, entitas Grup Sinarmas ini membukukan laba bersih US$ 91 juta atau meningkat 73% QnQ. Pada periode yang sama, pendapatan INKP juga naik 5% QnQ. 

 

Di sisi lain, Theodorus menilai penurunan kinerja INKP secara tahunan telah diekspektasikan oleh pasar akibat efek high base pada 2022 imbas naiknya harga komoditas karena perang Rusia–Ukraina.

Baca Juga: Mencermati Kinerja Emiten Konglomerasi Sepanjang 2023 dan Rekomendasi Analis

"Ke depannya, kami memperkirakan kinerja INKP masih tetap solid secara kuartalan seiring harga pulp yang naik dan stabil di level US$ 654 per ton pada kuartal I-2024," jelas dia dalam riset, Selasa (3/4). 

Theodorus memproyeksikan secara keseluruhan kinerja INKP pada 2024 berpotensi naik. Ini didorong oleh kontribusi tambahan pabrik baru yang akan meningkatkan volume penjualan kertas industri sebesar 16% secara tahunan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×