kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Keperkasaan Mata Uang Asia Belum Pudar


Rabu, 04 Agustus 2010 / 14:58 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEOUL. Mata uang Asia diperdagangkan di level terkuat dalam tiga bulan terakhir. Tingginya optimisme akan pertumbuhan ekonomi di kawasan regional yang akan menarik dana asing masuk menjadi penyebab utama.

Asal tahu saja, Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Index sudah mengalami kenaikan 1,6% sejak akhir Juni lalu. Lonjakan itu seiring banyaknya investor asing yang melakukan aksi beli pada saham lokal sehingga mendongkrak indeks regional.

"Pertumbuhan ekonomi Asia akan terus berlanjut dan akan menarik lebih banyak lagi dana asing untuk masuk ke kawasan regional. Mata uang Asia masih akan mengalami apresiasi," ujar Tohru Nishihama. ekonom Dai-ichi Life Research Institute Inc di Tokyo.

Catatan saja, pada pukul 13.16 waktu Seoul, won Korea Selatan tak banyak mengalami perubahan di posisi 1.17,11 per dolar. Kemarin, won sempat menyentuh level 1.164,5 dan merupakan level paling kuat sejak 19 Mei lalu. Sementara, baht Thailand menguat 0,1% menjadi 32,17 dan sempat menyentuh 32,13. Itu merupakan level paling kuat sejak 26 April lalu. Adapun dolar Taiwan menguat 0,2% menjadi NT$ 31,798.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×