kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Pefindo Sematkan Peringkat idAA untuk Medikaloka Hermina (HEAL), Prospek Stabil


Jumat, 15 Mei 2026 / 09:24 WIB
Pefindo Sematkan Peringkat idAA untuk Medikaloka Hermina (HEAL), Prospek Stabil
ILUSTRASI. Pefindo menegaskan peringkat PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) dan Obligasi Berkelanjutan I tahun 2020 di idAA. ? (Dok/HEAL)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAA untuk PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL). Peringkat tersebut diberikan salah satunya karena margin laba HEAL yang stabil. 

“Pefindo menegaskan peringkat PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) dan Obligasi Berkelanjutan I tahun 2020 di idAA. Prospek atas peringkat perusahaan adalah stabil,” ucap Qorri Aina & Tsanya Chindra dalam keterangan resmi dikutip Jumat (15/5/2026). 

Peringkat tersebut mencerminkan posisi pasar HEAL yang sangat kuat, profil keuangan yang sangat kuat, dan margin laba yang stabil. Peringkat tersebut dibatasi oleh persaingan yang ketat di industri. 

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah, Tembus Level Rp 17.613 per Dolar AS pada Jumat (15/5) Pagi

Peringkat dapat dinaikkan jika HEAL secara signifikan memperkuat profil bisnisnya dengan meningkatkan jumlah rumah sakit dan tempat tidur operasional untuk memperluas pangsa pasar dan mencapai margin laba yang lebih tinggi, dengan tetap mempertahankan struktur permodalan yang konservatif dan perlindungan arus kas yang kuat. 

“Namun, peringkat dapat diturunkan jika pendapatan atau EBITDA jauh di bawah target, jika marginnya tertekan, atau jika perusahaan menambah utang yang lebih tinggi dari yang diproyeksikan, yang akan memperburuk profil keuangannya,” jelas Pefindo dalam laporannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×