kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Karena faktor ini, INDY bisa lepas dari kerugian


Kamis, 31 Agustus 2017 / 17:46 WIB
Karena faktor ini, INDY bisa lepas dari kerugian


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Penyertaan saham yang dilakukan PT Indika Energy Tbk (INDY) membuahkan hasil. Bahkan, karena hal ini pula INDY mampu lepas dari kerugian.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Kamis (31/8), Paruh waktu tahun ini, INDY mencetak laba bersih US$ 51,22 juta. Padahal, periode yang sama tahun sebelumnya, INDY merugi US$ 22,36 juta.

Pemicunya adalah, INDY mencatatkan bagian laba bersih entitas asosiasi dan pengendalian bersama entitas sebesar US$ 73,26 juta. Angka ini melesat hingga 179% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 26,24 juta.

"Kenaikan signifikan itu berasal dari positifnya pendapatan Kideco," ujar Retina Rosabai, Head of Investor Relations & Corporate Finance INDY di Jakarta.

Sejatinya, entitas usaha yang 46% sahamnya dikuasai INDY itu mengalami penurunan volume produksi 7% year on year (yoy) jadi 15,7 metrik ton (mt) dari sebelumnya 16,9 mt. Volume penjualannya juga turun 8% yoy menjadi 15,9 metrik ton (mt) dari sebelumnya 17,3 mt.

Beruntung, rata-rata harga jual batubara naik 38% yoy menjadi US$ 50,9 per ton dari sebelumnya US$ 36,8 per ton. Sehingga, pendapatan INDY naik 27% yoy menjadi US$ 808,7 juta dari sebelumnya 634,7 juta.

Pada saat yang bersamaan, pemasukan dari cash cost termasuk royalti Kideco membaik, jadi US$ 32/mt dari sebelumnya US$ 31,2/mt. Ini karena stripping ratio yang meningkat jadi 5,6 kali dari sebelumnya 5,4 kali di semester I 2016.

Alhasil, laba bersih Kideco melesat 232,3% menjadi 151,5 juta dari sebelumnya US$ 45,6 juta.

Performa ini yang mengompensasi penurunan kinerja PT Sea Bridge Shipping. Sepanjang semester I 2017, pendapatan Sea Bridge Shipping turun 14% yoy menjadi US$ 12,4.

Sementara laba bersihnya turun 33% yoy menjadi US$ 4,3 juta. Sama seperti Kideco, INDY menguasai 46% saham Sea Bridge Shipping.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×