Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto
Johannes Suriadjaja, Direktur Utama PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yakni induk NRCA mengatakan pihaknya akan terus ekspansi di bisnis jalan tol. Saat ini NRCA tengah membidik tender kontruksi jalan tol di Jawa.
Selain itu, perseroan tengah menjajaki kerjasama dengan emiten BUMN untuk investasi di jalan tol. Proyek tersebut merupakan inisiasi keduanya.
Namun emiten konstruksi swasta lainnya yakni PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) dan PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) masih akan fokus
menggarap proyek-proyek swasta. Keduanya juga optimis bisa mencapai target kontrak baru yang dipatok tahun ini karena sebagian besar proyek akan didapat di semester II.
TOTL akan mengandalkan proyek hunian bertingkat tahun ini. Saat ini perseroan telah bekerjasama dengan Lippo Homes untuk membangun dua tower apartemen yakni kondominium Hillcrest House dan Fairview House yang merupakan bagian dari tahap pertama pengembangan proyek Millennium Village di Lippo CBD Karawaci.
Mahmilan, Sekretaris Perusahaan TOTL mengatakan sebagian dari proyek Lippo tersebut akan masuk ke target kontrak baru perseroan tahun ini. "Ada beberapa proyek Lippo yang akan masuk kontrak tahun ini. Mungkin di kuartal II atau kuartal II," ungkapnya pada KONTAN.
Hingga akhir Mei, TOTL baru mengantongi kontrak baru Rp 600 miliar atau 20% dari target tahun ini Rp 3 triliun. Sementara DGIK telah memperoleh Rp620 atau 20,66% dari target kontrak baru tahun ini yakni Rp 3 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













