kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Trimegah Bangun Persada (NCKL) Serap Seluruh Dana IPO Senilai Rp 9,99 Triliun


Sabtu, 04 April 2026 / 14:39 WIB
Trimegah Bangun Persada (NCKL) Serap Seluruh Dana IPO Senilai Rp 9,99 Triliun
ILUSTRASI. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) (DOK/PT Trimegah Bangun Persada)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pertambangan nikel, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel mengumumkan telah menggunakan seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) hingga 31 Maret 2026 untuk berbagai macam kebutuhan.

Direktur Trimegah Bangun Persada Suparsin D. Liwan menyampaikan, seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham NCKL telah sepenuhnya direalisasikan sesuai dengan rencana penggunaan dana yang tercantum dalam prospektus perusahaan.

“Terkait pertanggungjawaban realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum tersebut akan disampaikan untuk mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan selanjutnya,” tulis dia dalam keterbukaan informasi, Kamis (2/4).

Baca Juga: Harga Emas Antam Tak Bergerak, Bertahan di Level Rp 2.857.000 per Gram, Sabtu (4/4)

Sebagaimana diketahui, NCKL resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 April 2023. Kala itu, NCKL memperoleh jumlah hasil penawaran umum sebesar Rp 9,99 triliun yang kemudian dikurangi oleh biaya penawaran umum sebesar Rp 289 miliar, sehingga hasil bersih yang diterima perusahaan dari hajatan IPO yakni sebesar Rp 9,71 triliun.

Dari situ, NCKL telah merealisasikan penggunaan dana IPO untuk pembayaran seluruh utang kepada PT Harita Jayaraya dan PT Dwimuria Investama Andalan masing-masing sebesar Rp 825 miliar dan Rp 893,28 miliar.

Selain itu, NCKL juga telah merealisasikan penggunaan dana IPO untuk pembayaran seluruh utang kepada Oversea-Chinese Banking Corporation Limited (OCBC) dan PT Bank OCBC NISP Tbk sebesar Rp 2,22 triliun. NCKL turut merealisasikan penggunaan dana IPO sebesar Rp 130,74 miliar untuk pembayaran seluruh utang outstanding Fasilitas Term Loan 1 dan Fasilitas Term Loan 3 kepada OCBC NISP.

Berikutnya, NCKL merealisasikan penggunaan dana IPO untuk belanja modal sebesar Rp 323,90 miliar. Belanja modal tersebut termasuk namun tidak terbatas untuk pembelian alat berat seperti bulldozer, fuel truck, rock breaker, dan alat berat lainnya, perbaikan dan peningkatan kapasitas infrastruktur pertambangan nikel, serta pengembangan infrastruktur pendukung.

NCKL juga merealisasikan penggunaan dana IPO untuk setoran modal dan pinjaman kepada entitas asosiasi dan entitas anak senilai Rp 3,32 triliun. Setoran modal tersebut ditujukan kepada entitas asosiasi yaitu PT Karunia Permai Sentosa dan PT Obi Nickel Cobalt, sedangkan pinjaman diberikan kepada anak usaha yaitu PT Halmahera Jaya Feronikel, PT Gane Permai Sentosa, dan PT Jikodolong Megah Pertiwi.

Realisasi penggunaan dana IPO juga ditujukan untuk akuisisi dan/atau penambahan kepemilikan saham di entitas asosiasi NCKL pada perusahaan pengolahan dan/atau pemurnian bijih nikel sebesar Rp 1,60 triliun. Dalam hal ini, NCKL melakukan pembelian sebagian saham di PT Obi Nickel Cobalt sebesar 628.240 saham atau setara 10% saham, sehingga kepemilikan saham NCKL di perusahaan tersebut bertambah menjadi 20%.

Terakhir, NCKL turut merealisasikan penggunaan dana IPO sebesar Rp 393,42 miliar untuk modal kerja seperti pembayaran kontraktor, pembayaran royalti, pembayaran gaji karyawan, pembelian bahan bakar, pembayaran biaya perbaikan dan pemeliharaan, serta pembayaran lain-lain.

Baca Juga: Tuntaskan 4 Reformasi, OJK dan BEI Siap Bertemu MSCI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×