kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Investor masih memburu saham konsumer


Sabtu, 18 Juni 2016 / 14:17 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

Volume transaksi tertinggi ICBP sepanjang pekan ini melibatkan 2,23 juta saham. Sementara, volume tertinggi pekan lalu mencapai 3,56 juta saham. Saham UNVR, yang juga salah satu saham favorit investor asing, volume tertingginya pekan ini 1,11 juta saham.

Bandingkan dengan volume sepanjang pekan lalu 1,72 juta saham. Tapi, untuk jangka panjang, analis menilai saham konsumer masih menarik dikoleksi. "Empat saham tersebut prospektif. Perlu cermati ICBP yang valuasinya lebih murah. Sejumlah investor mulai masuk ke saham ini," jelas Taye.

Analis Minna Padi Investama Christian Saortua menambahkan, kinerja saham konsumer juga didukung aksi korporasi emiten. Misal, ICBP sedang melakukan pembangunan pabrik mi. Lalu, UNVR baru-baru ini mengumumkan rencana pembagian dividen.

Di antara keempat saham tadi, Christian menyukai INDF. Ia merekomendasikan beli INDF dengan target harga Rp 7.700 per saham. "AISA juga bagus, tapi sahamnya sudah bergerak duluan jadi upside-nya sudah terbatas," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×