CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Inilah sejumlah alasan yang bikin harga emas semakin mahal


Rabu, 29 Juli 2020 / 06:13 WIB
ILUSTRASI. Harga emas semakin mahal dalam beberapa hari terakhir. REUTERS/Michael Dalder/File Photo


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam beberapa hari terakhir, harga emas semakin mahal. Permasalahan geopolitik disinyalir menjadi pemicunya. Para  analis menegaskan, kenaikan harga emas ini bukan berarti mengindikasikan krisis ekonomi yang semakin parah.

Mengutip Bloomberg, Selasa (28/7), di pasar spot, harga emas pengiriman Desember 2020 melemah 0,17% ke US$ 1.952 per ons troi. Hari sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level tertinggi di US$ 1.955 per ons troi.

Kompak, harga emas Antam di laman Logam Mulia juga dalam tren naik hingga menyentuh level tertinggi sepanjang masa di Rp 1.013.000 per gram, Selasa (28/7).

Baca Juga: Harga emas berpotensi tembus US$ 2.000 per ons troi, ini sebabnya

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan sentimen yang membuat harga emas makin naik adalah persoalan geopolitik China dengan India yang terjadi di tengah pandemi yang belum mereda. Kawasan perbatasan India dan China di Himalaya Timur dan Ladakh kembali memanas setelah kedua negara saling menyiapkan pasukan dan tank untuk perang.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal menambahkan pemicu harga emas naik juga datang dari konflik AS dan China yang semakin memanas setelah China mengirim pesawat tempur ke AS. Belum lagi, ada potensi No-Deal Brexit.

Selain itu, belakangan harga emas semakin memuncak juga karena bertepatan dengan masa penantian pengumuman stimulus tambahan dari bank sentral AS senilai US$ 1 triliun. "Jika stimulus tambahan AS dikucurkan maka harga emas bisa kembali terbang," kata Ibrahim.

Emas juga semakin diburu sebagai aset safe haven karena terpengaruh kekhawatiran penyebaran pandemi yang belum mereda secara global.

Baca Juga: Sore hari, harga emas spot turun 0,75% ke US$ 1.927 per ons troi




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×