Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) bakal ekspansi ke sektor kesehatan melalui rencana akuisisi 72,91% saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon. Atas rencana tersebut, perusahaan ini akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPS Independen) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS Luar Biasa) pada 30 September 2026.
Untuk mendukung aksi korporasi tersebut, perusahaan yang dimiliki Nagita Slavina dan Raffi Ahmad ini akan mengusulkan pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Dana yang diperoleh dari aksi tersebut akan digunakan untuk membiayai transaksi material berupa penyertaan saham pada PT Hasna Medika Bakti Cirebon yang bergerak di bidang kesehatan.
Baca Juga: Arah Rupiah Rabu (9/9) Menanti Rilis Inflasi AS, Cek Proyeksinya
Direktur Utama Satu Visi Putra David Dwiputra dalam keterbukaan informasi di BEI pada Selasa (8/9/2026) menjelaskan, langkah penambahan modal tersebut menjadi bagian penting dari rencana ekspansi VISI karena dana hasil PMTHMETD akan diarahkan untuk mendukung aksi pengambilalihan saham perusahaan target.
Satu Visi Putra berencana mengambil alih 72,91% saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon melalui dua skema. Sebanyak 65% akan diperoleh melalui pengambilan bagian saham baru yang diterbitkan oleh perusahaan target, sedangkan 7,91% sisanya akan dibeli dari pemegang saham eksisting. Dengan demikian, total kepemilikan Satu Visi Putra setelah transaksi ditargetkan mencapai 72,91% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan target.
Selain ekspansi melalui akuisisi, perusahaan ini juga mengusulkan perubahan domisili kantor pusat. Satu Visi Putra berencana memindahkan alamat dan tempat kedudukan hukum perseroan dari Surabaya ke Jakarta Pusat.
Saat ini, VISI berkedudukan di Jl. Greges Jaya II Blok B-19, Kelurahan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, Jawa Timur. Jika mendapat persetujuan pemegang saham, kantor pusat akan beralamat di Wisma KEIAI Lantai 5, Jl. Jend. Sudirman Kav. 3, Jakarta Pusat 10220.
Di sisi lain, Satu Visi Putra juga akan meminta persetujuan pemegang saham untuk memperluas kegiatan usaha utamanya. Saat ini lini bisnis VISI bergerak di bidang advertising dan printing seperti banner, display, tinta dan PVC Board.
Per Selasa (8/9/2026), harga saham VISI ditutup melemah 1,03% di level Rp 965 per saham. Dalam lima hari saham VISI turun 2,03%.
Baca Juga: Harga Tembaga Tembus US$ 14.500, Risiko Demand Destruction Membayangi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














