kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Industri China terpuruk, harga platinum menukik


Senin, 19 Oktober 2015 / 17:15 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Harga platinum membuka awal pekan dengan kemerosotan signifikan. Mengutip Bloomberg, Senin (19/10) pukul 14.05 WIB harga platinum kontrak pengiriman Januari 2016 di New York Mercantile Exchange menyusut 1,64% ke level US$ 1.012,80 per ons troi dibanding hari sebelumnya. Begitu pun harga ini masih melesat 1,69% dalam sepekan terakhir.

Andri Hardianto, Research and Analyst PT Fortis Asia Futures mengatakan tekanan terbesar bagi platinum adalah skandal manipulasi hasil uji emisi kendaraan milik perusahaan mobil asal Jerman, Volkswagen beberapa waktu lalu.

Ini mencederai permintaan mobil bermesin diesel yang menjadi sumber permintaan terbesar platinum. “Kasus VW ini datang bersamaan dengan lesunya geliat aktivitas industri global,” kata Andri.

Teranyar, data industrial production China September 2015 merosot dari sebelumnya 6,1% menjadi 5,7%. Sebagai salah satu konsumen terbesar platinum baik dari sisi perhiasan maupun industri otomotif, hal ini menjegal langkah platinum.

Tidak heran, jika selama ini harga platinum selalu bergerak di atas harga emas, kali ini harga emas sudah berhasil mengungguli platinum. “Kondisi ini terjadi karena investor lebih memilih berlindung pada emas dibanding platinum,” jelas Andri.

Walaupun memang kedua komoditas ini merupakan sarana hedging. Alasannya sederhana, investor lebih tertarik emas karena emas terdorong sentimen goyahnya kepercayaan pasar akan peluang kenaikan suku bunga The Fed di tahun 2015. Sedangkan platinum yang sedang tertekan karena manipulasi VW tertinggal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×