kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

IHSG diproyeksi menguat, simak 7 saham rekomendasi Binaartha Sekuritas, Jumat (26/3)


Kamis, 25 Maret 2021 / 21:19 WIB
ILUSTRASI. IHSG diproyeksi menguat, simak 7 saham rekomendasi Binaartha Sekuritas, Jumat (26/3)


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali parkir di zona merah pada perdagangan Kamis (25/3). IHSG ditutup melemah 0,54% di level 6.122,88.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama, memproyeksi IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Jumat (26/3). Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance minimum berada pada 6.054,36 hingga 6.167,72.

Berdasarkan indikator, sambungnya, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Meskipun demikian, Stochastic mulai menunjukkan kondisi jenuh jual atau oversold.

“Di sisi lain, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujarnya dalam riset, Kamis (25/3).

Baca Juga: Semen Baturaja (SMBR) manfaatkan FABA hingga 25% sebagai bahan ketiga untuk produksi

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Nafan merekomendasikan akumulasi pada area level Rp 1.190 – Rp 1.210, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.255, Rp 1.305, Rp 1.360 dan Rp 1.715. Support: Rp 1.150 & Rp 1.030. (RoE: 3.72%; PER: 18.53x; EPS: 64.76; PBV: 0.69x; Beta: 1.32).

2. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Ia menyarankan kumulasi pada area level Rp 3.210 – Rp 3.260, dengan target harga secara bertahap di level Rp 3.370, Rp 3.540, Rp 3.720, Rp 3.890 dan Rp 4.000. Support: Rp 3.190 & Rp 3.010. (RoE: 8.76%; PER: 14.10x; EPS: 231.23; PBV: 1.24x; Beta: 1.76).

Baca Juga: Laba AKR Corporindo (AKRA) naik dobel digit pada 2020, simak rekomendasi analis

3. PT Astra International Tbk (ASII)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Nafan merekomendasikan akumulasi pada area level Rp 5.350 – Rp 5.450, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.550, Rp 5.700, Rp 5.850, Rp 6.000, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support: Rp 5.000. (RoE: 8.27%; PER: 13.72x; EPS: 399.11; PBV: 1.13x; Beta: 0.81).

4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Ia menyarankan akumulasi pada area level Rp 4.580 -Rp 4.620, dengan target harga secara bertahap di level Rp 4.750, Rp 4.950, Rp 5.450 dan Rp 5.950. Support: Rp 4.450 & Rp 4.190. (RoE: 9.33%; PER: 30.11x; EPS: 152.78; PBV: 2.81x; Beta: 1.46).

5. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Nafan merekomendasikan akumulasi pada area level Rp 775 –Rp 790, dengan target harga secara bertahap di level Rp 805, Rp 825, Rp 855, Rp 920 dan Rp 985. Support: Rp 775 & Rp 755. (RoE: 14.78%; PER: 7.98x; EPS: 98.39; PBV: 1.18x; Beta: 1.5).

Baca Juga: Meski telah mengikis IHSG, saham-saham ini dinilai masih menarik

6. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Nafan merekomendasikan akumulasi pada area Rp 6.300 – Rp 6.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.575, Rp 7.125, Rp 7.550, Rp 7.850 and Rp 8.050. Support: Rp 6.050 & Rp 5.600. (RoE: 8.83%; PER: 17.14x; EPS: 370.55; PBV: 1.51x; Beta: 1.39).

7. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)

Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Nafan menyarankan akumulasi pada area level Rp 260 – Rp 268, dengan target harga secara bertahap di level Rp 280, Rp 320, Rp 360 dan Rp 400. Support: Rp 260 & Rp 240. (RoE: 4.97%; PER: 4.46x; EPS: 60.03; PBV: 0.22x; Beta: 1.89).

Selanjutnya: Bank Rakyat Indonesia (BBRI) akan tebar dividen, ini besarannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×