kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

IHSG diproyeksi bergerak terbatas pada perdagangan Kamis (16/12), cermati sentimennya


Kamis, 16 Desember 2021 / 06:47 WIB
ILUSTRASI. Layar menampilkan pergerakan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,16% ke level 6.626,26 pada perdagangan Rabu (15/12). Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, IHSG ditutup menguat terbatas didorong oleh bargain hunting para investor setelah mengalami koreksi di perdagangan sebelumnya.

“Pergerakan cukup terbatas karena investor cenderung konservatif jelang hasil meeting FOMC,” ujar Dennies dalam riset, Rabu (15/12).

Untuk perdagangan Kamis (15/12), Dennies bilang, investor akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Dari Amerika Serikat juga akan mengantisipasi kebijakan The Fed terkait inflasi.

Baca Juga: Mencermati saham-saham LQ45 yang turun harga

Secara teknikal, pergerakan IHSG masih dalam tren konsolidasi dengan rentang penguatan yang terbatas. IHSG akan menguji support MA50 yang cukup kuat. Ia meramal IHSG akan melemah pada Kamis (16/12) dengan support 6.580 dan resistance di 6.684.

Secara terpisah Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama juga mengatakan, IHSG berpotensi bergerak terbatas menjelang pertemuan dari Bank Indonesia, dimana kebijakan suku bunga acuan diproyeksikan belum akan naik pada akhir tahun ini.

Baca Juga: IHSG menguat 0,16% pada Rabu (15/12), asing mencatat net sell Rp 595 miliar

“Rilis data neraca perdagangan yang mencatatkan surplus namun berada di bawah ekspektasi menurunkan kepercayaan diri pelaku pasar,” tutur Okie kepada Kontan.co.id, Rabu (15/12).

Okie melanjutkan, hal tersebut seiring dengan perlambatan ekspor pada bulan November dan naiknya impor di tengah depresiasi rupiah. Ia bilang, kekhawatiran terkait naiknya biaya produksi memicu kenaikan biaya output. Okie memprediksi IHSG akan bergerak terbatas pada rentang 6.578-6.670 pada perdagangan Kamis (16/12).

Baca Juga: Musim window dressing, asing borong saham-saham ini saat IHSG rebound, Rabu (15/12)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×