kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.793   -6,00   -0,04%
  • IDX 8.950   5,39   0,06%
  • KOMPAS100 1.233   1,42   0,12%
  • LQ45 871   -0,25   -0,03%
  • ISSI 324   0,18   0,06%
  • IDX30 444   0,48   0,11%
  • IDXHIDIV20 525   4,33   0,83%
  • IDX80 137   0,17   0,12%
  • IDXV30 146   1,20   0,83%
  • IDXQ30 143   0,37   0,26%

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati Saham Rekomendasi Analis, Rabu (7/1)


Rabu, 07 Januari 2026 / 08:54 WIB
IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati Saham Rekomendasi Analis, Rabu (7/1)
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rekor tertinggi baru pada Selasa (6/1/2026), cek saham rekomendasi analis.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rekor tertinggi baru pada Selasa (6/1), ditutup di level 8.933,6 setelah naik 0,84% atau 74,41 poin.

Herditya Wicaksana, Head of Retail Research MNC Sekuritas, menyatakan penguatan IHSG kali ini masih didominasi oleh aksi beli investor. 

"Penguatan IHSG ini didorong kinerja IDX Basic Material, terutama emiten nikel yang naik seiring kenaikan harga komoditas nikel," ujarnya.

Sementara itu, VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, mengatakan meskipun IHSG berpotensi terus menguat, kenaikannya mulai terbatas karena indeks masuk area overbought dan volume transaksi menurun dibanding hari sebelumnya. 

Baca Juga: IHSG Berpeluang Tembus 9.000, Cermati Saham Rekomendasi Analis

Ia memproyeksikan IHSG pada perdagangan Rabu (7/1) akan bergerak dalam support 8.905 dan resistance 8.946.

"Sentimen pasar masih didorong kenaikan harga komoditas global, seperti nikel dan emas," kata Audi. Ia menambahkan, IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada level support 8.850 hingga resistance 9.000.

Beberapa faktor yang menopang penguatan IHSG antara lain: penguatan emiten barang baku pasca penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh Amerika Serikat, serta kenaikan saham second liner yang terdorong aksi korporasi dan wacana perubahan kebijakan, termasuk di sektor perbankan terkait Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) I.

 

Terkait rekomendasi saham, Herditya menyarankan investor mencermati FAST dengan target harga Rp 700–Rp 740, PTBA Rp 2.410–Rp 2.450, dan TINS Rp 3.510–Rp 3.760.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Menguat di Perdagangan Hari Pertama 2026, Cek Saham Pilihan Analis

Sedangkan Audi merekomendasikan trading buy untuk ANTM dengan support Rp 3.280 dan resistance Rp 3.660, serta RAJA dengan support Rp 6.825 dan resistance Rp 8.700. 

Untuk strategi speculative buy, ia merekomendasikan BBCA, dengan support Rp 7.900 dan resistance Rp 8.650.

Selanjutnya: Konsumsi Terangkat, Tapi Ada Sinyal Tahan Belanja

Menarik Dibaca: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Rabu (7/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×