kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Hasil Liga Saham Big Cap Senin (9/12): GGRM naik tertinggi, TLKM diborong asing


Senin, 09 Desember 2019 / 21:00 WIB
Hasil Liga Saham Big Cap Senin (9/12): GGRM naik tertinggi, TLKM diborong asing
ILUSTRASI. Papan elektronik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Di pembuka pekan kedua Desember 2019, skor akhir Liga Saham Big Cap boleh dibilang berakhir imbang.

Reporter: Barly Haliem | Editor: Komarul Hidayat

TLKM diborong asing

Kendati secara umum masih mencatatkan net sell di BEI, investor asing tampak asyik menggocek dan berbelanja saham-saham big cap. Dari 13 saham peserta Liga Saham Big Cap, asing masih tercatat net buy di 10 saham peserta Liga Saham, dan hanya tiga saham tercatat net sell.

Di antara saham-saham yang disundul asing, saham TLKM tercatat paling banyak diborong asing, Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 81,81 miliar di saham TLKM.

Baca Juga: IHSG menguat seiring aksi beli bersih asing

Saham TLKM juga mencatatkan volume dan nilai transaksi terbesar dibanding dengan saham-saham lain peserta Liga Saham Big Cap. Bahkan nilai transaksi saham TLKM juga paling besar se-BEI  sepanjang perdagangan hari ini.

Lihat saja.  Pada perdagangan hari ini volume transaksi saham TLKM mencapai 80,86 juta unit saham. Ada pun total nilai transaksi saham TLKM mencapai Rp 330,08 triliun.

Saham BBRI berada di tempat kedua sebagai saham yang paling banyak dibeli asing di daftar peserta Liga Saham Big Cap pada perdagangan  hari ini. Nilai net buy asing di saham BBRI mencapai Rp 30,33 miliar.

Sebaliknya, asing tampak terus menendang saham ASII. Pada perdagangan hari ini, investor asing mencatatkan net sell sekitar Rp 30,45 miliar.

Baca Juga: Asing mulai catatkan beli bersih, begini penyebabnya menurut analis

Dalam sepekan terakhir, asing mencatatkan net sell atas saham ASII senilai Rp 98,09 miliar, dan net sell sebesar Rp 716,22 miliar sebulan, serta Rp 1,78 triliun jika dihitung dalam tiga bulan terakhir. Aksi jual asing atas saham ASII menambah tekanan terhadap saham pabrikan otomotif ini.




TERBARU

Close [X]
×