kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45854,78   15,16   1.81%
  • EMAS1.355.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Tembus Lagi ke US$ 2.400, Terangkat Stimulus China & Komentar The Fed


Minggu, 19 Mei 2024 / 17:09 WIB
Harga Emas Tembus Lagi ke US$ 2.400, Terangkat Stimulus China & Komentar The Fed
ILUSTRASI. Jumat (17/5), harga emas melompat 1,6% dibandingkan hari sebelumnya ke level US$ 2.415,22 per troi ons.


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emas memecahkan rekor baru yang melampaui level US$ 2.400 per ons troi di perdagangan akhir pekan ini. Harga logam mulia kembali berkilau selaras dengan menguatnya potensi pemangkasan bunga acuan The Fed.

Mengutip Bloomberg, Jumat (17/5), harga emas melompat 1,6% dibandingkan hari sebelumnya ke level US$ 2.415,22 per troi ons. Dengan kenaikan sepekan ini, harga emas terakumulasi naik sekitar 17% di sepanjang tahun 2024 berjalan.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Lukman Leong mengatakan, harga emas naik dipengaruhi oleh meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga acuan The Fed. Hal tersebut menyusul pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, yang relatif dovish disertai data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan

Selain itu, stimulus China juga secara tidak langsung mendongkrak harga emas sebagai negara pembeli logam industri dan emas terbesar di dunia. Pasar terangkat setelah China mengumumkan langkah-langkah bersejarah untuk menstabilkan sektor properti yang terkena krisis.

“Investor juga mengantisipasi pidato Powell sepekan ke depan yang diharapkan akan mengulangi pernyataan dovish sebelumnya,” ujar Lukman saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (19/5).

Baca Juga: Cuan 18,76% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini Bergeming (19 Mei 2024)

Di samping itu, harga perak dan platinum ikut terkerek kenaikan harga emas. Perak naik melewati U$ 30 per ons yang merupakan level tertinggi sejak Januari 2013 dan naik lebih dari 25% year-to-date (YtD). Sementara, Platinum naik melewati US$ 1.000 per ons troi yang mencapai level tertinggi dalam hampir satu tahun.

Lukman berujar, data ekonomi terutama data inflasi Amerika Serikat bakal menjadi perhatian utama ke depan bagi harga logam terutama emas. Perhatikan juga situasi konflik geopolitik di timur tengah yang dapat memicu permintaan safe haven, serta perekonomian China.

Menurut dia, harga emas diperkirakan bakal berada dalam rentang US$ 2.400 per ons troi–US$2.500 per ons troi di akhir semester I-2024. Sedangkan, harga emas diperkirakan bisa lebih tinggi lagi mencapai kisaran US$ 2.700 per ons troi–US$2.800 per ons troi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×