kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Harga Emas Naik Tipis pada Senin (4/11) Pagi Menjelang Pemilihan Presiden AS Esok


Senin, 04 November 2024 / 06:44 WIB
Harga Emas Naik Tipis pada Senin (4/11) Pagi Menjelang Pemilihan Presiden AS Esok
ILUSTRASI. Harga emas menguat pada awal perdagangan pekan ini di tengah pekan pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) yang akan dilakukan esok.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas menguat pada awal perdagangan pekan ini di tengah pekan pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) yang akan dilakukan esok.

Senin (4/11) pukul 6.34 WIB, harga emas spot berada di US$ 2.739 per ons troi. Harga emas ini menguat tipis 0,09% ketimbang penutupan perdagangan pekan lalu di US$ 2,736,53 per ons troi.

Sedangkan harga emas kontrak pengiriman Desember 2024 di Commodity Exchange pagi ini berada di US$ 2.749,50 per ons troi. Harga emas berjangka AS ini naik tipis dari penutupan perdagangan pekan lalu di US$ 2.749,20 per ons troi.

Baca Juga: Profit 23,53% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini Mandeg (3 November 2024)

Penguatan harga emas terjadi di tengah pelemahan dolar AS. Dolar AS melemah karena jajak pendapatan pilpres AS terbaru menunjukkan tidak ada keunggulan yang jelas antara Kamala Harris dan Donald Trump.

Pelemahan dolar AS adalah tanda bahwa investor mungkin kehilangan kepercayaan atas kemenangan Trump. Salah satu satu efek Trump trade yang memperkirakan kemenangan Trump adalah imbal hasil US Treasury yang lebih tinggi dan dolar AS yang lebih kuat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×