Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) mengalihkan sebanyak 82,1 miliar saham Seri B milik PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) kepada PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, yang kemudian diteruskan kepada PT Danantara Aset Management (DAM).
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (3/11/2026), pengalihan saham tersebut dilakukan pada 2 November 2026 sebagai bagian dari restrukturisasi dan penyehatan Garuda Group.
Pengalihan pertama dari Angkasa Pura Indonesia kepada InJourney dilakukan berdasarkan Akta Pemindahan Hak Atas Saham PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk Nomor 01 tertanggal 2 November 2026. Selanjutnya, InJourney mengalihkan saham tersebut kepada DAM melalui Akta Pemindahan Hak Atas Saham Nomor 02 pada tanggal yang sama.
Total saham yang dialihkan mencapai 82.100.173.900 saham Seri B. Transaksi dilakukan di luar Bursa Efek Indonesia melalui mekanisme Free of Payment (FOP), yakni pemindahbukuan efek tanpa pembayaran dana melalui sistem C-BEST KSEI.
Baca Juga: Bidik Pertumbuhan Laba, Begini Strategi Garuda Maintenance Facility (GMFI)
Dalam keterbukaan informasi tersebut, GMF AeroAsia menjelaskan bahwa pengalihan saham dilakukan sebagai transaksi dividen dalam bentuk saham atau dividend in specie.
Manajemen menyatakan, perubahan susunan pemegang saham tersebut tidak mengubah pengendalian atas perusahaan. Pemerintah Republik Indonesia melalui BP BUMN tetap menjadi pengendali tidak langsung GMFI.
Pengalihan saham ini merupakan bagian dari langkah restrukturisasi dan penyehatan Garuda Group. Perusahaan menyampaikan bahwa perubahan kepemilikan tersebut tidak mengubah pengendalian maupun kondisi kelangsungan usaha GMFI.
Baca Juga: Laba Emiten BUMN di Bawah Danantara Membaik, Simak Prospek dan Rekomendasi Sahamnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














