kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fitch Ratings beri peringkat BB obligasi TBIG


Kamis, 05 Februari 2015 / 14:41 WIB
ILUSTRASI. Sinarmas MSIG Life Perkenalkan Smile Medika Ultimax


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan menerbitkan obligasi global senilai US$ 350 juta. Obligasi ini mendapat peringkat global BB dari dua lembaga pemeringkat global.

Helmi Yusman Santoso, Direktur Keuangan TBIG mengatakan, secara global, obligasi TBIG mendapat peringkat BB dari Fitch Ratings dan Standard & Poor's. "Kalau secara nasional kami mendapat peringkat AAA-," ungkapnya kepada KONTAN, Kamis (5/2).

Dalam rilis 26 Januari lalu, Fitch  memberikan peringkat "BB/EXP" pada surat utang dengan mata uang dollar Amerika Serikat yang diterbitkan oleh TBG Global Pte Ltd dan dijamin PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG). Peringkat akhir dari surat utang tersebut tergantung pada dokumen selanjutnya.

Fitch tidak menurunkan peringkat rencana obligasi karena yakin arus kas yang kuat akan memberikan jaminan pemulihan yang kuat terhadap kreditur dalam kondisi terburuk.

Sementara itu, Fitch menilai akuisisi PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) akan menipiskan margin EBITDA TBIG. Hal tersebut juga akan meningkatkan tenancy mix serta visibilitas kas TBIG.

Fitch percaya tenancy mix perseroan akan tetap kuat dengan tingkat investasi di bidang telekomunikasi lebih dari 80% revenue setelah akuisisi. Selain itu, visibilitas arus kas juga akan meningkat dengan adanya tambahan pendapatan dari Mitratel.

Likuiditas TBIG juga didukung oleh akses kuat terhadap pendanaan bank maupun obligasi, baik lokal maupun luar negeri. Hal ini terbukti dengan naiknya pinjaman bank tanpa jaminan TBIG sebesar US$ 1,3 miliar pada November 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×