kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

TBIG akan tukar piutang dengan saham BTEL


Senin, 22 Desember 2014 / 17:26 WIB
ILUSTRASI. Istri mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo, Ernie Meike Torondek berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (4/7/2023)..


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Di tengah kesulitan membayar utang, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) berusaha mencari cara. Rencananya, BTEL akan menukar utang-utangnya menjadi saham.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) merupakan salah satu pihak yang mencatatkan piutang BTEL. Pada akhir September 2014, TBIG memiliki piutang BTEL senilai Rp 130,89 miliar.

"Exposure kita ke BTEL kecil sekali. Pertumbuhan (kinerja) sebulan atau 2 bulan lebih besar daripada exposure BTEL keseluruhan," ungkap Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso, usai paparan publik, Senin (22/12).

Menurutnya, TBIG berfokus pada 3 operator besar yakni PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL). Pada kuartal ketiga, Grup TLKM berkontribusi 42,8%, ISAT menyumbang 22,53%, dan EXCL 14,05% terhadap pendapatan TBIG.

Sedangkan, BTEL hanya memberi Rp 78,89 miliar kepada TBIG. Angka tersebut berporsi cuma 3,24% terhadap pendapatan TBIG.

Tak hanya TBIG, beberapa perusahaan menara pun mengubah piutangnya menjadi saham. PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) masing-masing akan mendapatkan 5%. Lalu PT Huawei Tech Investment Indonesia memperoleh 9%.

Pertukaran ini akan dieksekusi setelah diterimanya proposal perdagangan dengan skema Mandatory Convertible Bonds (MCB). Berdasarkan hasil verifikasi PKPU, total utang BTEL mencapai Rp 11,31 triliun. Proposal perdamaian menyatakan bahwa 70% total utang akan dibayar dengan MCB yang dapat dikonversi menjadi saham dengan harga Rp 200.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×