kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.518   18,00   0,10%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Emiten bursa dan cerita ikan busuk Jusuf Kalla


Selasa, 30 Desember 2014 / 19:24 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Kacamata Hitam untuk Mencegah Penyakit Mata.REUTERS/Mohamad Torokman/pras/cfo


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam penutupan perdagangan pasar modal 2014 berharap agar emiten terus produktif. "Di pasar modal ada cerita. Ada orang jual ikan kaleng dengan harga tinggi. Lalu ada yang jual lagi dengan harga lebih tinggi. Pas dibuka ternyata ikannya busuk. Lalu ada yang bilang 'loh ini kan memang bukan untuk dimakan tapi untuk diperjual belikan," kata JK di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Selasa (30/12).

Ia mengatakan, saham emiten jangan seperti ikan kaleng busuk tadi yang fungsinya hanya diperjual belikan namun tidak ada isinya. Untuk itu JK berharap emiten agar terus produktif sehingga harga sahamnya benar-benar merepresentasikan kinerja emiten.

Ia juga menambahkan pemerintah akan membantu kinerja emiten secara tidak langsung."Sebelum dari sini tadi kami rapat penanggulangan banjir dengan Gubernur Jawa Barat. Kami minta Jawa Barat harus bebas banjir dalam 3 tahun," kata JK.

"Kalau masih banjir emiten-emiten yang punya pabrik di Jawa Barat kan jadi tidak produktif," lanjut JK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×