kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

EMAS Kucurkan Pinjaman Rp 6,45 Triliun untuk Pacu Ekspansi Tambang Emas Pani


Kamis, 01 Oktober 2026 / 16:19 WIB
EMAS Kucurkan Pinjaman Rp 6,45 Triliun untuk Pacu Ekspansi Tambang Emas Pani
ILUSTRASI. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) (EMAS/dok)


Reporter: Yasmine Awalia | Editor: Noverius Laoli

Dari sisi keuangan, dampak fasilitas Rp3,05 triliun terhadap EMAS akan sangat bergantung pada tingkat pencairannya. Besarnya plafon tidak serta-merta berarti seluruh dana akan keluar dari kas perseroan.

Jika fasilitas ditarik dalam jumlah besar, EMAS akan mencatat penggunaan kas sekaligus peningkatan piutang kepada pihak berelasi.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi likuiditas dan menimbulkan opportunity cost karena dana digunakan untuk mendukung entitas afiliasi.

Di sisi lain, EMAS juga berpotensi memperoleh pendapatan bunga dari fasilitas tersebut.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Emas Tanpa Izin Diduga Kembali Terjadi di Sangihe

Karena itu, dampak transaksi terhadap kondisi keuangan perseroan perlu dilihat bersama dengan perkembangan leverage, arus kas operasional dan fleksibilitas neraca selama periode ekspansi.

Ekky menilai pencairan bertahap sesuai progres proyek dapat membuat tekanan terhadap neraca lebih terkelola. Apalagi, sebagian kebutuhan pendanaan Pani berpotensi dipenuhi dari arus kas yang dihasilkan aset tersebut.

Risiko tetap perlu dicermati

Karena fasilitas diberikan tanpa jaminan, kemampuan PIN menghasilkan arus kas menjadi salah satu risiko yang perlu diperhatikan.

Apabila terjadi keterlambatan ramp-up atau produksi tidak mencapai target, kemampuan PIN memenuhi kewajiban pokok dan bunga juga dapat terpengaruh.

Nafan menyarankan pencairan dilakukan secara bertahap mengikuti kebutuhan dan milestone proyek. Arus kas PIN, biaya produksi, recovery rate, capex dan kemampuan proyek menghasilkan arus kas operasional juga perlu dipantau.

Sementara itu, Ekky menyoroti risiko konsentrasi pendanaan pada Pani, cost overrun, keterlambatan ramp-up serta kemungkinan produksi atau harga emas berada di bawah asumsi.

Penggunaan bunga berbasis INDONIA juga membuat biaya pendanaan berpotensi meningkat apabila suku bunga tetap tinggi.

Baca Juga: Ekspansi Tambang Emas Pani Genjot Kinerja Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)

Meski demikian, prospek EMAS dalam jangka menengah-panjang masih ditopang oleh ramp-up Pani dan pengembangan fasilitas CIL.

Pani yang telah memasuki tahap produksi menjadi salah satu sumber pertumbuhan produksi EMAS, sementara fasilitas pengolahan berkapasitas besar berpotensi meningkatkan kapasitas produksi setelah beroperasi.

Investor tetap perlu mencermati kebutuhan capex, perkembangan leverage dan arus kas, pencapaian target produksi, serta pergerakan harga emas.

Ekky menegaskan, manfaat transaksi akan sangat bergantung pada kemampuan perseroan mengubah pendanaan menjadi aset produktif yang mampu menghasilkan arus kas.

"Pendanaan perlu tumbuh sejalan dengan kemampuan proyek menghasilkan cash flow," kata Ekky.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×