kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

CPO melaju ke level tertinggi sejak 2 Februari 2011


Selasa, 08 Maret 2011 / 14:58 WIB
ILUSTRASI. Head Mass Segment Monetization XL Axiata, Faisal Farid, Group Head Mass Segment XL Axiata, Bernard Ho, Chief Marketing Officer XL Axiata, David Arcelus Oses, Group Head Commercial GTM XL Axiata, Rahmadi Mulyohartono saat peluncuran Paket Baru Xtra Kuota Z


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

KUALA LUMPUR. Harga minyak sawit atau crude palm oil (CPO) kembali menanjak setelah pasokan minyak bumi dikhawatirkan tersendat akibat konflik Libia.

Kontrak pengiriman Mei naik 2,1% menjadi 3.546 ringgit atau US$ 1.169 per metrik ton di Malaysia Derivatives Exchange. Kenaikan tersebut merupakan yang tertinggi sejak 2 Februari.

Minyak sawit berjangka naik 35% dalam setahun terakhir karena cuaca masih dianggap buruk bagi industri kelapa sawit.

"Dampak protes Timur Tengah sangat terasa, segalanya menjadi tidak pasti untuk pasar," kata Donny Khor, Wakil Presiden OSK Investment Bank Bhd.

Ekspor kelapa sawit Malaysia turun 10,4% pada Februari menjadi 1.110.672 ton dari bulan sebelumnya. Societe Generale de Surveillance juga menyatakan pengiriman merosot 9,1% pada periode yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×